Batu Kecil di Hadapan Baja
- 24 Apr 2026 20:36 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Di sebuah jalan berdebu di Gaza, langit siang tampak pucat. Tidak ada suara tawa anak-anak, tidak ada riuh permainan seperti biasanya. Yang terdengar hanya deru mesin berat… dan dentuman yang sesekali memecah keheningan.
Di tengah jalan itu, berdirilah seorang anak lelaki. Tubuhnya kecil, pakaiannya sederhana, wajahnya masih menyimpan sisa-sisa masa kanak-kanak. Namanya Faris Odeh.
Di hadapannya, sebuah tank baja raksasa mengarah lurus. Besi dingin, keras, dan penuh ancaman. Perbandingannya begitu timpang—seorang anak dengan tangan kosong melawan mesin perang.
Namun Faris tidak lari.
Ia menunduk, mengambil sebuah batu kecil dari tanah. Batu yang mungkin tak lebih besar dari genggaman tangannya. Ia menatap tank itu sejenak—bukan dengan kebencian, tapi dengan keberanian yang sulit dijelaskan.
Seolah dalam hatinya berkata,
“Ini tanahku… dan aku tidak akan mundur.”
Dengan satu gerakan, ia melempar batu itu.
Batu kecil melayang di udara… menuju baja raksasa yang bahkan tak akan merasakannya. Tapi hari itu, dunia melihat sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar lemparan.
Dunia melihat keberanian.
Momen itu kemudian terekam dalam sebuah foto yang lahir di tengah Intifada Kedua—sebuah perlawanan panjang rakyat Palestina. Foto itu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Banyak orang terdiam melihatnya. Bagaimana mungkin seorang anak berdiri sendirian menghadapi tank?
Faris tidak punya senjata. Tidak punya perlindungan. Tapi ia punya sesuatu yang tidak bisa dibeli atau dibuat—keberanian yang lahir dari keadaan, dari tanah yang ia cintai.
Hari-hari berlalu…
Dan kabar duka pun datang. Faris gugur di usia yang begitu muda. Dunia kehilangan seorang anak… namun lahirlah sebuah simbol.
Sejak saat itu, namanya tidak hanya dikenang sebagai seorang anak, tetapi sebagai lambang keberanian. Gambarnya terpampang di dinding-dinding, di poster-poster, di hati banyak orang yang melihat kisahnya.
Batu kecil yang ia lemparkan mungkin tak menghancurkan tank.
Tapi keberanian yang ia tunjukkan… mengguncang dunia.
Dan sampai hari ini, kisah Faris terus diceritakan—
tentang seorang anak kecil…
yang mengajarkan arti berdiri tegak, bahkan ketika dunia terasa begitu besar dan menakutkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....