Tradisi Berbagi THR saat Lebaran dan Maknanya

  • 25 Mar 2026 09:07 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, masyarakat merayakan hari kemenangan dengan berbagai tradisi yang telah mengakar di tengah kehidupan sosial. Salah satu tradisi yang paling dikenal di Indonesia adalah pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), khususnya kepada anak-anak dan anggota keluarga yang lebih muda.Tradisi memberikan uang THR biasanya dilakukan setelah salat Idul Fitri atau saat keluarga saling berkunjung dalam rangka silaturahmi. Amplop kecil berisi uang menjadi simbol kebahagiaan yang dibagikan kepada anak-anak, keponakan, maupun kerabat yang lebih muda. Bagi anak-anak, momen ini menjadi salah satu hal yang paling ditunggu saat perayaan Lebaran.

Kebiasaan memberi THR tidak hanya terjadi dalam lingkungan kerja antara perusahaan dan karyawan, tetapi juga berkembang dalam lingkup keluarga. Banyak orang tua, paman, bibi, maupun saudara yang lebih tua memberikan uang kepada anak-anak sebagai bentuk hadiah di hari Lebaran. Tradisi ini telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Meskipun tidak memiliki aturan baku mengenai jumlah uang yang diberikan, nilai THR biasanya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pemberi. Selain memberikan kegembiraan kepada anak-anak, tradisi ini juga menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan dalam keluarga. Momen berbagi tersebut menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antar anggota keluarga saat berkumpul di hari raya.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai makna THR:

  • Simbol Berbagi dan Kebahagiaan: Berbagi THR adalah wujud kepedulian sosial untuk menyebarkan kegembiraan, terutama kepada anak-anak kecil saat hari raya.
  • Pererat Silaturahmi: Tradisi ini memperkuat hubungan antarwarga dan keluarga. Dalam budaya Jawa, ini dikenal dengan filosofi "pager mangkuk lebih kuat daripada pager tembok", artinya berbagi rezeki lebih mempererat hubungan daripada sekadar batas fisik.
  • Awal yang Baru (Uang Baru): Penggunaan uang baru simbolik dari keinginan untuk memulai lembaran baru yang bersih dan segar setelah berpuasa sebulan penuh.
    Bentuk Sedekah dan Syukur: Meskipun bukan kewajiban agama secara harfiah, berbagi THR dianggap sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur yang bernilai pahala.
  • Kesejahteraan: Secara hukum, THR adalah pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja menjelang hari raya untuk membantu memenuhi kebutuhan Lebaran


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....