TMMD Buktikan Cinta TNI, Warga Miliki Rumah Layak

  • 03 Nov 2025 07:18 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Mentari belum tinggi saat langkah kaki saya menapaki jalan tanah di Dusun Ampuh, Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Dari kejauhan terdengar suara gotong royong, sahut-menyahut antara tawa warga dan aba-aba prajurit TNI. Saya menyaksikan langsung bagaimana mereka bahu-membahu mengangkat kayu, menyusun batu bata, dan memasang rangka atap rumah. Di tengah aktivitas itu, pandangan saya tertuju pada seorang lelaki tua bernama Yornel (73), yang berdiri dengan mata berkaca-kaca menyaksikan rumah impiannya mulai berdiri kokoh.

“Dulu rumah kami sering bocor. Kalau hujan, saya tidak bisa tidur, harus pindah dari satu sudut ke sudut lainnya dan kalau angin kencang rumah kayaknya mau roboh,” ujar Yornel dengan suara bergetar ketika saya hampiri,Senin (3/11/2025)

Sebagai jurnalis yang meliput langsung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0417/Kerinci, saya menyaksikan sendiri bagaimana prajurit TNI bekerja tanpa lelah di bawah terik matahari. Tak sekadar membangun rumah, mereka membangun semangat dan harapan baru bagi warga.

Kapten Inf Nasrul, Dan SSK Satgas TMMD, saat saya temui di lokasi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial. “Kami tidak ingin hanya meninggalkan bangunan, tetapi meninggalkan kebahagiaan, harapan, dan rasa percaya diri bagi masyarakat,” ujarnya sambil mengawasi pengerjaan dinding rumah Yornel.

Selain Yornel, warga lain pun ikut merasakan manfaat dan semangat baru. Aldin (57), salah satu warga yang turut membantu proses pembangunan, menyampaikan kesannya kepada saya, “Melihat TNI bekerja bersama warga tanpa mengenal lelah membuat kami bangga. Ini bukan sekadar program, tetapi bukti TNI mencintai rakyatnya.”

Sore harinya, saya berkesempatan berbincang dengan Komandan Kodim 0417/Kerinci, Letkol Inf Eko Budiyarto, S.P.I., M.I.P., yang datang meninjau kegiatan TMMD. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terlaksananya program ini.

“Melihat kebahagiaan warga seperti Bapak Yornel adalah kebanggaan terbesar bagi kami. Program TMMD ini bukan hanya tugas militer, tetapi ibadah sosial dan panggilan hati kami sebagai prajurit TNI. Kami hadir untuk memastikan setiap warga negara berhak hidup layak, karena rakyat adalah ibu kandung TNI,” ujarnya penuh haru.

Ia menambahkan, TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. “Selama rakyat masih membutuhkan, TNI tidak akan pernah mundur. Kami akan terus bergandeng tangan membangun negeri ini dari desa hingga menjadi kekuatan bangsa yang disegani.”

Dari hasil liputan langsung saya di lapangan, terlihat jelas bahwa TMMD telah menjadi nafas baru bagi desa-desa di Indonesia. Jalan dibuka, rumah dibangun, sumur digali, dan harapan diperkuat. Namun yang paling berharga dari semua itu adalah tumbuhnya kembali nilai kebersamaan dan persatuan.

https://rri.co.id/sungaipenuh/daerah-3t/1946413/tmmd-kodim-kerinci-gencar-cegah-stunting

Di Sungai Jernih, saya tidak melihat sekat antara prajurit dan rakyat. Tidak ada perbedaan pangkat atau status sosial. Yang ada hanya satu semangat: bergotong royong demi masa depan yang lebih cerah.

Saat matahari mulai condong ke barat, saya kembali mendatangi rumah baru Yornel. Kali ini, ia menatap bangunan itu bukan dengan air mata kesedihan, melainkan kebahagiaan. “Saya tak punya harta untuk membalas, tapi saya selalu berdoa agar TNI semakin kuat dan bangsa ini semakin maju,” ucapnya sambil mengangkat kedua tangan penuh rasa syukur.

Dari rumah sederhana di atas bukit Desa Sungai Jernih, saya menyaksikan sendiri bagaimana Indonesia sedang menulis babak baru tentang cinta, pengabdian, dan harapan. TMMD bukan hanya membangun fisik desa, tetapi membangkitkan jiwa bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....