Ketika Sampah Disulap Jadi Sumber Ekonomi Baru
- 05 Okt 2025 16:37 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh: Di tengah tumpukan sampah yang selama ini sering dianggap masalah, ada sekelompok orang yang justru melihat peluang. Mereka adalah para tenaga pemilah dan operator mesin di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Rawang Karya Elok (RKE) Kota Sungai Penuh. Setiap hari, tangan-tangan terampil itu bekerja memilah, mengolah, dan memberi “kehidupan baru” pada sampah yang sebelumnya tak bernilai.
Kini, semangat mereka mendapat suntikan baru. Sebanyak 36 tenaga pemilah dan 5 operator mesin mengikuti pelatihan intensif yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh. Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya serius pemerintah kota dalam mengoptimalkan fungsi TPST RKE sebagai pusat pengolahan sampah bernilai ekonomis.
“Pelatihan akan terus kita laksanakan sampai tenaga pemilah benar-benar terampil memilah sampah sesuai jenis dan karakteristiknya,” ujar Lea Desnifa, ST, MT, tim teknis DLH yang aktif memberikan pembekalan, Minggu (5/10/2025).
| Baca juga: TNKS yang Kian Terluka |

Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar pemilahan, tetapi juga cara mengubah sampah organik menjadi kompos serta mengenali sampah anorganik bernilai ekonomis seperti plastik dan logam. Para operator mesin pun dilatih agar lebih mahir mengoperasikan alat-alat pengolah sampah, sehingga proses pengelolaan berjalan efisien dan ramah lingkungan.
Langkah ini menjadi bagian dari visi besar Kota Sungai Penuh untuk menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Walikota Sungai Penuh, Alvia Santoni (Alfin), menegaskan bahwa keberadaan TPST RKE merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara terintegrasi.
“Dengan adanya TPST ini, kita berharap penanganan sampah dapat lebih terpadu — mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali — sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
| Baca juga: Kenapa Air danau Bisa Kering |
Baca Juga: https://rri.co.id/sungaipenuh/daerah/1879759/pembelajaran-pkn-tanamkan-nilai-persatuan
Lebih dari sekadar fasilitas pengelolaan sampah, TPST RKE kini menjelma menjadi tempat belajar, tempat berdaya, bahkan tempat menumbuhkan kesadaran baru bahwa sampah bukan akhir dari sesuatu, tetapi awal dari sesuatu yang bernilai.
Melalui pelatihan berkelanjutan ini, Pemkot Sungai Penuh berharap tercipta tenaga-tenaga ahli yang mampu mengubah masalah lingkungan menjadi peluang ekonomi. Dan dari sanalah, cita-cita mewujudkan kota bersih, sehat, dan layak huni perlahan menjadi kenyataan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....