Kota Layak Anak, Janji Indah Untuk Masa Depan

  • 08 Agt 2025 22:29 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Senyum anak-anak di Kota Sungai Penuh menjadi alasan di balik kerja keras pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang generasi penerus. Perjuangan itu kembali membuahkan hasil. Jumat (8/8/2025), Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh menerima Piagam Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Predikat Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diumumkan melalui Zoom Meeting pada Malam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2025, yang diikuti jajaran Pemkot Sungai Penuh di Ruang Pola Kantor Wali Kota. Bagi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, capaian ini bukan sekadar prestasi di atas kertas, tetapi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik untuk seluruh anak di daerah ini.

“Tentunya ini menjadi spirit bagi kami untuk terus berkomitmen memperhatikan hak-hak anak. Harapan kami, kolaborasi dari semua pihak, terutama Dinas PPPA, dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada anak-anak di Kota Sungai Penuh,” ujar Azhar, dengan nada optimistis, Jum'at (8/8/2025).

Kepala Dinas PPPA Sungai Penuh, Abdur Rahman, juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, forum anak, kelompok anak, dan mitra pembangunan. Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari kerja sama yang erat dan konsistensi menjalankan program pembangunan berbasis hak anak.

Program KLA sendiri bukan sekadar program administratif. Ia adalah janji untuk memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Regulasi yang mengatur mulai dari UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Perpres Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kebijakan KLA, hingga Permen PPPA Nomor 12 Tahun 2022 menjadi pijakan hukum yang kuat.

Tahun ini, Pemkot Sungai Penuh telah melalui serangkaian evaluasi mulai dari penilaian mandiri, verifikasi administrasi, hingga verifikasi lapangan secara hybrid. Proses ini melibatkan banyak pihak, termasuk anak-anak sendiri yang diberi ruang menyampaikan pendapat dan penilaian terhadap kebijakan yang menyentuh kehidupan mereka.

Meski predikat yang diraih menurun dibanding tahun sebelumnya, Pemkot Sungai Penuh tak kehilangan semangat. Justru, hal ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kota yang benar-benar layak anak masih panjang.

“Kami berkomitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan lagi, agar Sungai Penuh menjadi rumah yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi anak-anak,” tegas Azhar.

Di tengah dinamika pembangunan, penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah kota tak hanya diukur dari infrastruktur, melainkan juga dari sejauh mana ia mampu menjaga senyum dan tawa anak-anaknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....