Pedagang Sungai Penuh Keluhkan MinyaKita Tak Dipasok Tiga Pekan

  • 16 Sep 2026 19:45 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Sungai Penuh, Jambi, mengeluhkan tidak adanya pasokan minyak goreng MinyaKita selama tiga pekan terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu ketersediaan minyak goreng murah yang banyak diminati masyarakat.

Salah seorang pedagang, Dewi Willona, mengatakan MinyaKita menjadi pilihan masyarakat karena harganya lebih terjangkau dibandingkan minyak goreng kemasan lainnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap MinyaKita membuat stok yang tersedia biasanya cepat terjual. Dalam kondisi normal, pedagang memperoleh pasokan dari Perum Bulog sekitar 20 hingga 30 dus setiap pekan.

“Setiap dus berisi 12 liter MinyaKita. Dalam satu hari, penjualan bisa mencapai 30 liter,” ujar Dewi. Rabu 16 September 2026.

Ia menyebutkan, tidak adanya pasokan selama tiga pekan terakhir membuat pedagang kesulitan memenuhi permintaan konsumen. Padahal, minyak goreng tersebut menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Dewi berharap ketersediaan dan distribusi MinyaKita dapat segera kembali normal, sehingga masyarakat tetap memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau.

“Harapannya pasokan bisa kembali normal, karena MinyaKita sangat diminati masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....