Ketua DPRD Panggil Anggota F Terkait Ucapan Kasar

  • 21 Okt 2025 09:10 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, angkat bicara terkait insiden ucapan kasar yang diduga dilontarkan anggota DPRD berinisial F saat sidak pembongkaran Pasar Beringin. Menurut Hutri Randa, pihaknya telah memanggil F untuk dimintai klarifikasi dan diminta mempertanggungjawabkan sikapnya sebagai wakil rakyat.

Dalam pertemuan tersebut, F mengakui bahwa dirinya telah mengucapkan kata-kata dengan nada tinggi yang menyinggung para pekerja. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung dan tersakiti atas ucapannya.

“Sebagai Ketua DPRD, saya sudah memanggil yang bersangkutan. Saudara F mengakui ucapan itu dan menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya para pekerja,” ujar Hutri Randa, Selasa (21/10/2025)

Anggota dewan F menjelaskan bahwa ucapannya terlontar secara spontan akibat kondisi lapangan yang dinilai membahayakan keselamatan. Saat itu, F tengah diwawancarai media, namun tiba-tiba material bangunan seperti kayu, besi, dan atap berjatuhan ke arah lokasi tempat mereka berdiri, sehingga membuat dirinya kaget dan panik.

Meskipun demikian, Ketua DPRD menegaskan bahwa alasan emosional tidak dapat menjadi pembenaran atas ucapan yang tidak etis. Ia mengingatkan seluruh anggota dewan agar tetap menjaga sikap dan tutur kata ketika menjalankan tugas di lapangan.

“Kami menghormati klarifikasi dan permintaan maaf F, tetapi etika harus tetap dijunjung tinggi. DPRD adalah lembaga terhormat, perilaku anggotanya harus mencerminkan teladan bagi masyarakat,” tegas Hutri.

Insiden ini sebelumnya memicu reaksi dari pekerja dan tokoh adat yang merasa direndahkan martabatnya. Permintaan maaf yang disampaikan F diharapkan dapat meredakan ketegangan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

Hingga saat ini, proses evaluasi internal DPRD masih berlangsung. Ketua DPRD memastikan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan pembinaan agar tidak terulang di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....