Harga Emas Di Sungai Penuh Turun 3 Persen

  • 18 Okt 2025 15:14 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Harga emas di Kota Sungai Penuh mengalami penurunan signifikan sebesar 3 persen akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Berdasarkan pantauan pasar hari ini, harga emas kuning turun dari Rp5.700.000 menjadi Rp5.560.000 per emas (setara 2,5 gram).

Penurunan harga ini berdampak langsung pada aktivitas jual beli emas di Pasar Sungai Penuh. Para pedagang mengaku omzet harian turun drastis hingga 40–50 persen. Biasanya pedagang mampu menjual 30 hingga 50 emas per hari, namun saat ini hanya berkisar 10 hingga 20 emas.

Pedagang emas setempat, Leni Garuda, mengatakan fluktuasi harga emas sulit diprediksi karena dipengaruhi kondisi ekonomi global serta perubahan harga emas dunia. Meski mengalami penurunan saat ini, ia meyakini harga emas cenderung akan kembali naik meskipun secara bertahap.

“Harga emas ini tidak bisa diprediksi. Kadang naik, kadang turun, tergantung nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi dunia. Namun ke depan diperkirakan tetap mengalami peningkatan, meski hanya beberapa persen,” ujar Leni, Sabtu (17/10/2025).

Baca Juga: https://rri.co.id/sungaipenuh/daerah-3t/1908996/tmmd-kodim-kerinci-mulai-pasang-pondasi-rtlh

Ia juga berharap kenaikan atau penurunan harga emas dapat disesuaikan dengan kemampuan masyarakat, khususnya di daerah Sungai Penuh dan Kerinci yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pelaku usaha kecil.

Selain nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar, kenaikan pajak emas juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga jual di pasaran.

Di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, emas dijual per mas yang setara dengan 2,5 gram. Saat ini harga emas per gram mencapai Rp2.200.000.

Penurunan harga emas ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum untuk investasi jangka panjang, meskipun kondisi daya beli masih terbatas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....