Uniknya Buah Kepel yang Dipercaya Banyak Khasiat

  • 30 Jun 2025 17:36 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Buah kepel (Stelechocarpus burahol), juga dikenal sebagai burahol, adalah buah khas Indonesia yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan kesehatan yang tinggi, terutama di Yogyakarta. Buah ini menjadi flora identitas Daerah Istimewa Yogyakarta dan sangat erat kaitannya dengan tradisi keraton.

Buah kepel memiliki rasa manis, perpaduan antara mangga dan papaya, dan baunya sangat harum. Daging buahnya berwarna kekuningan hingga kecoklatan, membungkus biji yang cukup besar. Buah kepel juga dikenal sebagai deodoran alami, karena dipercaya dapat membuat keringat beraroma wangi dan napas harum. (Dinas Kebudayaan Yogyakarta)

Disarikan dari berbagai sumber serta dari laman budaya.jogjaprov.go.id dan laman Detikcom, berikut paparan mengenai buah kepel :

1. Ciri-ciri Fisik dan Morfologi

-Pohon kepel dapat tumbuh hingga 25 meter dengan diameter batang sekitar 40 cm.

-Daunnya tunggal, berbentuk elips hingga lonjong, berwarna hijau gelap, dan ujungnya runcing.

-Bunga kepel berkelamin tunggal, dengan bunga jantan di bagian atas batang atau cabang tua dan bunga betina di bagian bawah batang.

-Buahnya berbentuk bulat lonjong, permukaan halus tanpa duri, diameter 4–7 cm, dan bagian pangkalnya agak meruncing.

-Warna kulit buah coklat keabu-abuan, berubah menjadi coklat tua saat matang. Daging buah berwarna kekuningan hingga kecoklatan, rasanya manis dengan aroma mawar, dan bijinya besar, biasanya 4–6 biji per buah.

-Buah kepel tumbuh langsung di batang pohon (cauliflory), bukan di ranting seperti buah pada umumnya.

2. Persebaran dan Kelangkaan

-Kepel tumbuh di hutan tropis Indonesia, khususnya di Jawa, Bali, dan Kalimantan, serta beberapa wilayah Asia Tenggara hingga Australia.

-Saat ini, pohon kepel tergolong langka dan sulit ditemui, sebagian karena dulu dianggap sebagai pohon eksklusif keraton.

3. Nilai Budaya dan Filosofis

-Nama “kepel” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “kepalan tangan”, melambangkan kesatuan mental dan fisik, serta filosofi kerja keras dan niat.

-Sejak zaman dahulu, buah ini menjadi favorit para putri keraton karena dipercaya dapat mengharumkan bau badan, napas, dan air seni, sehingga dikenal sebagai buah “deodoran” alami.

4. Khasiat dan Manfaat

-Daging buah kepel dipercaya dapat memperlancar air kencing, mencegah inflamasi ginjal, dan mengurangi bau badan.

-Daunnya digunakan untuk mengatasi asam urat dan menurunkan kadar kolesterol.

-Akar, biji, dan buahnya mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol yang bermanfaat bagi tubuh.

-Buah kepel juga kaya vitamin C, serat, dan mineral, sehingga baik untuk meningkatkan sistem imun, membantu pencernaan, dan menjaga kesehatan tubuh secara umum.

-Dalam tradisi, buah ini juga dipercaya sebagai alat kontrasepsi alami bagi wanita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....