Sanggar Seni Melati Dorong Generasi Muda Lestarikan Sike Kerinci

  • 21 Sep 2026 16:34 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Sanggar Seni Melati menggelar Pergelaran Karya Kreatif Inovatif bertajuk “Ketuk dan Bunyi Harmoni Masa Depan Sike”.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus mengembangkan seni tradisi Sike agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Pergelaran tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan seni tradisi Kerinci. Sanggar Seni Melati berada di bawah program kebudayaan yang mendapat dukungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, LPDP, dan Dana Indonesiana.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Kerinci atau yang mewakili, Forkopimda Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Sekdis Kesbangpol Kabupaten Kerinci, Camat Air Hangat Timur, para kepala desa dan Ketua BPD dari enam desa Kemantan, lembaga adat, tokoh masyarakat, pemuda-pemudi Kemantan, seniman, budayawan, maestro, peserta, serta masyarakat.

Sekitar 50 peserta yang terdiri dari generasi muda dan pelaku seni terlibat dalam pergelaran tersebut. Mereka mendapatkan pendampingan dari Maestro Sike, Sutriatman, yang berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pemahaman mengenai seni tradisi Sike.

Sike merupakan salah satu seni tradisi masyarakat Kerinci yang memiliki karakter khas, terutama dari bunyi dan syairnya yang melengking tinggi. Melalui kegiatan ini, Sike tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan melalui karya kreatif dan inovatif dengan melibatkan generasi muda.

Ketua Sanggar Seni Melati, Yosan Pelaudia, mengatakan pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.

“Pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan menjaga apa yang sudah ada, tetapi juga bagaimana generasi muda mau mengenal, mempelajari, mencintai, dan mengembangkan seni tradisi tersebut,” ujarnya. Senin 21 September 2026.

Pergelaran “Ketuk dan Bunyi Harmoni Masa Depan Sike” juga menjadi ruang pertemuan antara generasi muda, seniman, maestro, tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat keberadaan seni tradisi Sike sekaligus mendorong lahirnya kreativitas baru tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendahulu.

Dengan dukungan berbagai pihak, Sanggar Seni Melati berkomitmen untuk terus menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan seni tradisi Kerinci kepada generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....