Menelusuri Jejak Megalitik di Desa Muak, Kerinci
- 24 Agt 2026 10:49 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Kabupaten Kerinci tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan berbagai peninggalan budaya masa lalu. Salah satunya adalah tinggalan budaya megalitik yang terdapat di Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Budayawan Kerinci, Hendy Wisnu, menjelaskan bahwa tradisi megalitik merupakan kebiasaan masyarakat masa lalu dalam mendirikan bangunan menggunakan batu berukuran besar. Tradisi tersebut umumnya berkaitan dengan kepercayaan terhadap leluhur atau ancestor worship.
Salah satu bentuk peninggalan megalitik adalah batu silindrik atau monolit. Masyarakat masa lalu meyakini orang yang telah meninggal tetap memiliki pengaruh terhadap kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kepercayaan terhadap kekuatan leluhur mendorong masyarakat mendirikan bangunan dari batu berukuran besar. Mereka berharap leluhur dapat menjaga dan melindungi kehidupan masyarakat,” jelas Hendy. Senin 24 Agustus 2026.
Di kawasan dataran tinggi Kerinci, peninggalan budaya megalitik tersebar di sejumlah lokasi. Desa Muak menjadi salah satu kawasan yang menyimpan tinggalan tersebut.
Beberapa peninggalan yang ditemukan di situs Desa Muak antara lain batu berelief, batu lumpang, dan batu silindrik.
Namun, sebagian peninggalan tersebut sudah tidak berada di lokasi aslinya atau insitu. Pemindahan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan melindungi benda bersejarah tersebut.
Batu berelief dan batu lumpang yang sebelumnya berada di kawasan Gunung Raya dipindahkan ke sekitar Pasar Muak pada 1960.
Secara administratif, Situs Muak berada di Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Keberadaan peninggalan megalitik tersebut menjadi salah satu potensi wisata sejarah dan budaya di Kabupaten Kerinci.
Wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan kebudayaan dapat mengunjungi kawasan Desa Muak untuk melihat langsung peninggalan tersebut.
Selain menikmati peninggalan sejarah, pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai kisah dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya melalui tokoh adat maupun masyarakat setempat.
Keberadaan situs megalitik ini menjadi pengingat bahwa wilayah Kerinci memiliki sejarah panjang dan kekayaan budaya yang perlu terus dijaga.
Pelestarian peninggalan tersebut juga penting agar generasi muda dapat mengenal warisan leluhur serta memahami nilai sejarah yang terkandung di balik batu-batu megalitik yang masih tersisa hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....