Tari Iyo-Iyo Hidupkan Warisan Adat Kenduri Sko Tanjung Pauh
- 05 Jul 2026 14:50 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sugai Penu – Lantunan syair Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako menggema mengiringi pembukaan rangkaian Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik di Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu 05 juli 2026. Penampilan tersebut menjadi salah satu sajian adat yang memikat perhatian masyarakat karena sarat dengan pesan persatuan, musyawarah, dan penghormatan kepada para pemangku adat.
Di bawah langit yang mendung, para penari memasuki arena dengan iringan suara penyanyi anak jantan dan anak batino yang melantunkan syair-syair pusaka. Lirik yang dibawakan berisi ajakan untuk menjaga mufakat, kebersamaan, serta menghormati depati dan ninik mamak sebagai pemimpin adat.
Salah satu bait yang dilantunkan berbunyi, "Buluk kato mupakat, yang iyo kato iyo lah buluk, yang ijik kato ijik." Syair tersebut menggambarkan pentingnya kesepakatan bersama sebagai landasan dalam kehidupan masyarakat adat.

Suasana semakin khidmat ketika penyanyi melanjutkan bait, "Sairing salam merbah, salam yang lalu kami sembah kembali... Tanjung Pauh pinang sebatang, kayo jauh lah datang, kami dekat lah tibo pulo." Lantunan itu menjadi simbol penghormatan kepada tamu yang hadir sekaligus penyambutan bagi para perantau yang kembali ke kampung halaman untuk mengikuti Kenduri Sko.
Bagi masyarakat Tanjung Pauh Mudik, Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako bukan sekadar pertunjukan seni. Tarian dan syair yang diwariskan secara turun-temurun itu menjadi media pelestarian nilai-nilai adat, mempererat persaudaraan, serta mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga identitas budaya yang telah diwariskan para leluhur.
Penampilan ditutup dengan tepuk tangan meriah dari masyarakat yang memenuhi arena. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa warisan budaya lokal masih mendapat tempat di hati masyarakat dan terus hidup sebagai bagian penting dari tradisi Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....