Maskot Kurau Geopark Merangin Curi Perhatian Pengunjung Pekan Budaya Jambi
- 28 Jun 2026 18:10 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pekan Budaya Jambi bertajuk “Jambi Blok Nian Merajut Tuah Merawat Marwah Adat Merangin” tidak hanya menampilkan kekayaan budaya daerah. Kegiatan ini juga memperkenalkan Kurau sebagai maskot resmi Merangin Jambi UNESCO Global Geopark (MJUGGp).
Maskot Kurau menarik perhatian pengunjung karena membawa filosofi tentang kelestarian alam dan sejarah bumi. Figur ini menjadi simbol yang merepresentasikan kekayaan alam Merangin yang unik dan bernilai ilmiah tinggi.
General Manager Badan Pengelola MJUGGp, Dr. Agus Zainuddin, menjelaskan bahwa nama Kurau berasal dari dua unsur penting di kawasan Geopark Merangin, yaitu burung Kuau dan fosil Arau.
“Kurau merupakan gabungan dari kuau dan arau. Kuau adalah burung endemik yang menjadi simbol keanekaragaman hayati kita. Arau merujuk pada Araucarioxylon, fosil kayu purba berusia sekitar 300 juta tahun,” ujar Agus di stan pameran.Jumat 26 Juni 2026.
Agus menegaskan Kurau hadir sebagai media edukasi bagi masyarakat. Ia ingin masyarakat memahami pentingnya menjaga warisan geologi dan keanekaragaman hayati di Jambi.
“Maskot ini membawa pesan penting. Kita memiliki burung endemik dan fosil purba yang sama-sama perlu kita lindungi dan lestarikan,” katanya.
Geopark Merangin Jambi telah menyandang status UNESCO Global Geopark. Kawasan ini dikenal dunia karena menyimpan fosil flora purba yang sangat lengkap. Para ilmuwan menjadikan kawasan ini sebagai laboratorium alam untuk penelitian sejarah bumi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....