Gulai Takulak, Cita Rasa Leluhur Kerinci yang Bertahan di tengah Modernisasi

  • 18 Jun 2026 19:51 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Di tengah perkembangan berbagai kuliner modern, masyarakat Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, masih mempertahankan salah satu warisan masakan tradisional yang kaya akan cita rasa dan nilai budaya, yakni Gulai Takulak.

Masakan khas ini berbahan dasar batang pisang muda bagian dalam yang berwarna putih dengan tekstur lembut. Oleh masyarakat Kerinci, bahan tersebut diolah menjadi gulai dengan campuran rempah-rempah khas daerah, santan, serta bumbu pilihan yang menghasilkan rasa gurih, pedas, dan nikmat.

Gulai Takulak biasanya disajikan bersama daging sapi maupun kerbau. Hidangan ini kerap hadir dalam berbagai kegiatan adat, acara pernikahan, syukuran, hingga perayaan penting masyarakat Kerinci.

Selain memiliki cita rasa yang khas, Gulai Takulak juga memiliki makna budaya yang mendalam. Bagi masyarakat Kerinci, masakan ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi menjadi simbol kebersamaan, penghormatan, serta bentuk penghargaan terhadap warisan leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu daerah yang masih aktif mempertahankan tradisi memasak Gulai Takulak adalah Desa Tanjung Pauh. Di daerah ini, Gulai Takulak menjadi hidangan yang selalu dinantikan dalam berbagai acara masyarakat.

Di tengah banyaknya pilihan makanan kekinian, keberadaan Gulai Takulak menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Warisan rasa dan budaya ini terus dijaga agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....