Punya Teman Toxic, Berikut Penjelasnnya
- 13 Sep 2024 16:10 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh : Pada dasarnya kata Toxic diartikan sebagai racun namun saat ini istirahat kata toxic untuk menggambarkan perilaku seseorang, hubungan maupun lingkungan yang dianggap berbahaya, beracun atau merusak.
Mempunyai teman yang toxic dapat memiliki beberapa efek negatif yang signifikan terhadap kesehatan mental dan produktivitas. Ada istilah setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Pada dasarnya pertemanan itu ada istilah eliminasi alam dikarenakan setiap sifat orang tentu bisa berubah-rubah.
Merangkum dari sumber terpercaya, berikut adalah beberapa dampak negatif yang umum ditemukan :
1. Menjadi Kurang Produktif : Pertemanan toxic dapat mengurangi produktivitas karena interaksi yang tidak sehat dan konflik yang terus-menerus.
2. Stres Meningkat : Teman yang toxic tidak akan membantu menghilangkan stres, justru meningkatkan stres yang sedang kamu alami.
3. Merasa Kesepian dan Terisolasi : Dalam toxic friendship, kamu tidak pernah merasakan dukungan atau kasih sayang. Mereka akan mengabaikan masalah yang kamu hadapi, membuat kamu merasa terasingkan.
4. Tidak Mendapat Perhatian : Dalam toxic friendship, kamu tidak pernah merasakan dukungan atau perhatian. Mereka akan mengabaikan masalah yang kamu hadapi dan tidak pernah menanggapi pesan atau permintaan bantuan darimu.
5. Kepercayaan Diri dan Harga Diri Terpukul : Teman yang toxic akan merendahkanmu. Ketika seseorang terus-menerus merendahkanmu, kamu mulai menerima perilaku tersebut dan berhenti mengharapkan sesuatu yang baik. Saat kamu mulai percaya pada penghinaan mereka dan mulai meragukan kemampuan sendiri, harga dirimu mulai berkurang.
6. Sering Merasa Tidak Seimbang : Manipulasi adalah tindakan yang sering mereka lakukan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Reaksi mereka yang berlebihan semakin membuatmu tidak seimbang dan kemudian menyebar membuatmu gelisah dan mudah marah.
7. Mengurasi Emosi Hingga Merasa Depresi dan Cemas : Toxic friendship dapat mengurasi emosi hingga merasa depresi dan cemas. Mereka sering pesimis dengan semua hal dan membuat kamu merasa tidak bahagia.
Berteman tentu juga harus selektif, dengan demikian, penting untuk mengenali tanda-tanda toxic friendship dan mengambil langkah pencegahan untuk meninggalkan situasi tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....