November Jadi Perkiraan Awal Musim Hujan di Kerinci dan Sungai Penuh
- 30 Sep 2026 17:14 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.I, Sungai Penuh - Warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh tampaknya masih harus bersabar menanti datangnya musim penghujan. BMKG Depati Parbo Kerinci memprakirakan musim hujan di dua wilayah tersebut baru mulai pada November 2026.
Fenomena El Nino menjadi salah satu faktor yang memengaruhi mundurnya awal musim penghujan. Kondisi ini membuat periode kemarau berlangsung lebih panjang dari biasanya.
Prakirawan Cuaca BMKG Depati Parbo Kerinci, Muhammad Noval, menjelaskan bahwa meski hujan masih sesekali turun, wilayah Kerinci dan Sungai Penuh saat ini masih berada dalam periode musim kemarau.
“Fenomena El Nino menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih lama, sehingga awal musim penghujan mengalami kemunduran,” ujar Noval.Selasa 29 September 2026.
Meski kemarau masih berlangsung, masyarakat tidak perlu heran jika hujan tiba-tiba mengguyur sejumlah wilayah.
Noval mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Kerinci dan Sungai Penuh.
Namun, kondisi tersebut tidak bisa langsung menjadi tanda bahwa musim penghujan telah dimulai.
“Walaupun saat ini masih musim kemarau, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah. Kondisi ini tidak serta-merta menandakan musim penghujan sudah dimulai,” jelasnya.
Menghadapi kondisi cuaca yang masih berubah-ubah, BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca.
Imbauan ini terutama ditujukan kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan agar dapat mengantisipasi potensi hujan.
Sementara itu, masyarakat diharapkan tidak hanya berpatokan pada hujan yang turun sesaat untuk menentukan perubahan musim.
Dengan prakiraan awal musim hujan pada November 2026, warga Kerinci dan Sungai Penuh masih perlu bersiap menghadapi periode kemarau yang lebih panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....