6 Cara Alami Mengusir Tikus dari Kamar Tidur, tanpa Racun dan Perangkap

  • 29 Sep 2026 15:57 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Cuaca ekstrem sering mendorong hewan mencari tempat berlindung yang lebih aman. Kondisi tersebut biasanya meningkat ketika musim hujan berlangsung dalam waktu cukup lama. Tikus pun kerap meninggalkan area luar rumah untuk mencari tempat hangat dan terlindung. Bahkan, hewan tersebut terkadang masuk hingga ke kamar tidur penghuni rumah.

Tikus biasanya mencari makanan, kehangatan, serta tempat yang cocok untuk berlindung. Karena itu, kamar tidur juga bisa menjadi salah satu area yang mereka datangi. Namun, penghuni rumah tidak harus selalu memakai racun atau perangkap untuk mengatasinya. Beberapa cara alami dapat membantu mencegah tikus memasuki kamar tidur.

Cara Alami Mengusir Tikus dari Kamar Tidur

Dilansir dari The Spruce, para ahli pengendalian hama menyebut beberapa cara alami untuk mengusir tikus. Cara tersebut memanfaatkan aroma, kebersihan ruangan, serta pencegahan akses masuk. Selain itu, penghuni rumah juga perlu memperhatikan kondisi pintu dan jendela. Dengan begitu, tikus memiliki lebih sedikit peluang untuk masuk dan membuat sarang.

1. Gunakan Minyak Peppermint

Tikus sangat mengandalkan indra penciumannya ketika mencari makanan dan mengenali lingkungan. Karena itu, aroma kuat tertentu dapat membuat tikus menjauh dari sebuah area. Tony King, pendiri Pied Piper Pest Control, menjelaskan efek minyak peppermint terhadap tikus. “Tikus memiliki penciuman yang sangat tajam. Minyak peppermint dengan aroma yang kuat dan menyengat menjadi penolak yang efektif bagi mereka,” kata King.

Penghuni rumah dapat meneteskan minyak peppermint pada kapas sebagai salah satu cara penggunaannya. Kemudian, letakkan kapas tersebut dekat jendela, pintu, atau jalur yang berpotensi menjadi akses tikus. Selain peppermint, aroma cengkeh dan balok kayu cedar juga dapat memberikan efek serupa. Namun, penghuni rumah perlu mengulangi penggunaan aroma tersebut secara berkala.

Allan Bossel dari Bed Bug Exterminator mengingatkan bahwa satu kali penggunaan tidak cukup. Aroma pengusir tikus dapat melemah seiring waktu dan kondisi lingkungan. Karena itu, penghuni rumah perlu melakukan perawatan secara rutin sepanjang musim hujan. “Satu kali aplikasi tidak cukup untuk melindungi kamar tidur sepanjang musim,” ujar Bossel.

2. Tutup Semua Celah yang Bisa Menjadi Jalan Tikus

Tikus biasanya tidak langsung masuk ke kamar tidur ketika memasuki rumah. Hewan tersebut dapat datang melalui dapur, gudang, atau ruangan lain terlebih dahulu. Setelah itu, tikus dapat berpindah menuju kamar tidur melalui berbagai celah kecil. Karena itu, penghuni rumah perlu memeriksa seluruh bagian rumah secara menyeluruh.

Bossel menyarankan penghuni rumah menutup setiap kemungkinan akses tikus. “Langkah paling efektif adalah menutup semua kemungkinan titik masuk, terutama di area dekat lantai,” ucap Bossel. Tikus mampu melewati celah yang sangat kecil, termasuk ruang sempit antara pintu dan lantai. Oleh sebab itu, penghuni rumah perlu memeriksa area tersebut secara rutin.

Selain bagian bawah pintu, beberapa titik lain juga membutuhkan perhatian. Periksa ventilasi dinding, lubang pipa, jalur kabel, serta pipa radiator. Celah di bawah lemari tanam juga dapat menjadi jalur masuk bagi tikus. Penghuni rumah dapat memakai dempul untuk menutup celah tersebut.

Namun, Bossel merekomendasikan penggunaan wol baja bersama dempul atau busa. Kombinasi tersebut dapat membantu menutup akses yang berpotensi dilewati tikus. Dengan demikian, penghuni rumah tidak hanya mengusir tikus, tetapi juga mencegah kedatangannya kembali. Langkah pencegahan ini juga membantu mengurangi potensi munculnya sarang di dalam rumah.

3. Jangan Biarkan Makanan Terbuka

Makanan menjadi salah satu faktor yang dapat menarik tikus masuk ke dalam rumah. Karena itu, penghuni kamar perlu memastikan tidak ada makanan terbuka di sekitar tempat tidur. Sisa makanan juga sebaiknya segera dibersihkan setelah penghuni rumah selesai makan. Selain itu, simpan makanan dalam wadah tertutup agar aroma tidak mudah menarik tikus.

Kebiasaan tersebut penting, terutama ketika penghuni rumah sering membawa makanan ke kamar tidur. Remah kecil yang terlihat sepele tetap dapat menarik perhatian tikus. Oleh sebab itu, bersihkan meja, lantai, dan area sekitar tempat tidur secara rutin. Dengan menjaga kamar tetap bersih, penghuni rumah dapat mengurangi sumber makanan bagi tikus.

4. Rapikan Kain dan Seprai

Tikus juga mencari bahan yang dapat mereka gunakan sebagai tempat membuat sarang. Kain, kertas, dan bahan lembut lainnya dapat menjadi pilihan bagi hewan tersebut. Karena itu, jangan menumpuk pakaian atau kain di sudut kamar dalam waktu lama. Simpan seprai, selimut, dan pakaian secara rapi di tempat yang sesuai.

Selain itu, periksa bagian bawah tempat tidur dan sudut ruangan secara berkala. Area tersebut sering luput dari perhatian ketika penghuni membersihkan kamar. Jika menemukan tumpukan kertas atau kain yang tidak terpakai, segera rapikan. Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi tempat yang menarik bagi tikus.

5. Coba Pengusir Tikus Ultrasonik

Tikus tidak hanya memiliki indra penciuman yang kuat, tetapi juga pendengaran yang sensitif. Kondisi tersebut membuat sebagian penghuni rumah menggunakan perangkat pengusir ultrasonik. Alat tersebut memancarkan suara berfrekuensi tinggi yang tidak terdengar manusia. Suara itu bertujuan mengganggu tikus agar menjauh dari area tertentu.

Namun, penghuni rumah tetap perlu memperhatikan penempatan alat tersebut. Letakkan perangkat sesuai petunjuk penggunaan agar dapat bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu, gunakan metode pencegahan lain untuk mengurangi akses tikus. Dengan begitu, penghuni rumah tidak hanya mengandalkan satu cara untuk mengatasi masalah tersebut.

6. Pastikan Pintu dan Jendela Tertutup Rapat

Menutup celah kecil saja belum cukup untuk mencegah tikus masuk ke kamar tidur. Penghuni rumah juga perlu memastikan pintu dan jendela terpasang dengan rapat. Celah pada bagian bawah pintu dapat menjadi akses yang mudah bagi tikus. Karena itu, periksa kondisi pintu dan jendela secara berkala.

Selain itu, segera perbaiki bagian yang longgar atau memiliki celah cukup besar. Penghuni rumah dapat memasang penutup celah pada bagian bawah pintu jika diperlukan. Kemudian, pastikan jendela memiliki penutup yang berfungsi dengan baik. Langkah tersebut dapat membantu mempersempit akses tikus menuju kamar tidur.

Pada akhirnya, pencegahan menjadi langkah penting ketika penghuni rumah menghadapi masalah tikus. Penggunaan peppermint dapat membantu mengganggu penciuman tikus di area tertentu. Sementara itu, menjaga kebersihan dan menutup celah dapat mengurangi alasan tikus masuk. Dengan menerapkan beberapa cara tersebut secara rutin, penghuni rumah dapat menjaga kamar tidur tetap nyaman dan bebas tikus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....