Jangan Asal Pasang Cermin di Rumah, 4 Lokasi Ini Bisa Ganggu Kenyamanan
- 20 Sep 2026 13:31 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Cermin sering menjadi bagian penting dalam penataan interior rumah. Selain membantu penghuni melihat penampilan, cermin juga memberi sejumlah manfaat visual. Pantulannya dapat membuat ruangan terlihat lebih luas dan terang.
Namun, pemilik rumah perlu memperhatikan posisi pemasangan cermin. Sebab, penempatan yang kurang tepat dapat mengganggu kenyamanan penghuni. Karena itu, fungsi dan arah pantulan perlu mendapat perhatian sebelum cermin terpasang.
Sejumlah desainer interior dan perencana ruang juga menyarankan pemilik rumah lebih cermat. Mereka mempertimbangkan estetika, fungsi ruangan, kenyamanan visual, serta prinsip feng shui. Dilansir dari Livingetc, terdapat empat lokasi yang sebaiknya pemilik rumah hindari.
1. Berhadapan Langsung dengan Tempat Duduk
Pemilik rumah sebaiknya tidak memasang cermin setinggi mata tepat di depan sofa. Hal serupa berlaku untuk cermin yang menghadap langsung ke kursi atau meja makan. Posisi tersebut dapat membuat penghuni terus melihat pantulan dirinya saat beraktivitas.
Pakar perencanaan ruang, Delphine Bouvet, menjelaskan alasan di balik pertimbangan tersebut. Menurutnya, banyak orang merasa kurang rileks ketika melihat refleksi diri saat berbincang. Kondisi serupa juga dapat muncul ketika seseorang menikmati makanan bersama orang lain.
“Kebanyakan orang tidak merasa rileks ketika harus melihat refleksi diri mereka sendiri saat sedang mengobrol atau menikmati makanan,” kata Bouvet.
Karena itu, pemilik rumah dapat menggeser posisi cermin sedikit menyamping. Selain itu, pemilik bisa memasangnya lebih tinggi dari garis pandang penghuni. Dengan cara tersebut, cermin tetap memberi kesan luas tanpa mengganggu aktivitas.
2. Tepat Menghadap Tempat Tidur
Kamar tidur juga membutuhkan perhatian khusus saat pemilik memasang cermin. Cermin yang langsung menghadap tempat tidur sering mendapat perhatian dari sudut pandang feng shui. Prinsip tersebut menilai posisi itu dapat memengaruhi rasa nyaman ketika seseorang beristirahat.
Selain pertimbangan feng shui, faktor kenyamanan pribadi juga perlu diperhatikan. Sebagian orang tidak nyaman melihat pantulan diri ketika baru membuka mata. Karena itu, pemilik sebaiknya memilih posisi yang tidak langsung mengarah ke ranjang.
Hunian dengan ruang terbatas memang sering menghadapi persoalan tersebut. Namun, pemilik masih memiliki beberapa pilihan penempatan yang lebih fleksibel. Cermin dapat dipasang di atas meja rias atau pada dinding yang tidak menghadap ranjang.
Selain itu, pemilik dapat menggunakan cermin berdiri yang mudah dipindahkan. Cermin juga bisa menempati bagian dalam pintu lemari pakaian. Alternatif lain, pemilik dapat memasangnya pada dinding yang tegak lurus dengan posisi tempat tidur.
3. Tepat Menghadap Toilet
Kamar mandi tentu membutuhkan cermin untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, pemilik tetap perlu memperhatikan arah pantulan dan posisi pemasangannya. Cermin yang langsung menghadap toilet sebaiknya pemilik hindari demi kenyamanan visual.
Jika ukuran kamar mandi sangat terbatas, pemilik dapat menaikkan posisi cermin. Posisi tersebut membuat cermin berada di atas garis pandang ketika seseorang duduk. Dengan begitu, pantulan langsung ke arah toilet dapat berkurang.
Pemilik juga perlu memperhatikan jarak cermin dari shower atau bak mandi. Uap air dapat membuat permukaan cermin cepat berembun. Akibatnya, kondisi tersebut bisa mengurangi fungsi cermin saat penghuni membutuhkannya.
Karena itu, posisi di atas wastafel menjadi pilihan yang umum digunakan. Pencahayaan yang cukup juga membantu cermin menjalankan fungsinya secara maksimal. Kini, pemilik rumah juga dapat memilih cermin kamar mandi dengan fitur antikabut.
4. Menghadap Cahaya atau Area yang Berantakan
Cermin mampu memantulkan berbagai objek yang berada di depannya. Karena itu, pemilik sebaiknya tidak mengarahkannya ke area yang memiliki banyak benda. Meja dapur penuh barang, misalnya, dapat terlihat semakin ramai melalui pantulan cermin.
Desainer interior Lorri Hicks Casenave turut mengingatkan soal persoalan tersebut. Menurutnya, cermin dapat memperkuat tampilan area yang sebenarnya kurang menarik. Akibatnya, ruangan tidak selalu terlihat lebih luas meski pemilik menambahkan cermin.
Sebaliknya, pantulan yang terlalu ramai dapat membuat ruangan terasa semrawut. Pemilik juga perlu menghindari pemasangan cermin tepat di depan lampu. Pantulan cahaya langsung dapat menimbulkan silau dan mengganggu kenyamanan penghuni.
Dengan demikian, pemilik perlu melihat cermin sebagai bagian dari komposisi interior. Cermin akan memperlihatkan apa pun yang berada tepat di hadapannya. Karena itu, pemilihan arah pantulan sama pentingnya dengan memilih desain bingkai.
Pada akhirnya, cermin dapat mempercantik rumah jika pemilik menempatkannya secara tepat. Selain memperluas kesan ruang, cermin juga dapat membantu memantulkan cahaya. Namun, pemilik perlu menghindari posisi yang justru menambah gangguan visual dan mengurangi kenyamanan penghuni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....