Dari Laboratorium ke Dunia Digital, Siswa MAN 3 Kerinci Mulai Kuasai Coding
- 17 Sep 2026 16:00 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Siswa-siswi Kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kerinci mulai dibekali keterampilan teknologi melalui pembelajaran pemrograman atau coding. Kegiatan tersebut berlangsung di laboratorium komputer madrasah dengan antusiasme tinggi dari para siswa.
Pembelajaran coding menjadi bagian dari upaya MAN 3 Kerinci menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong siswa agar mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Dalam kegiatan tersebut, Teknisi Laboratorium Komputer sekaligus pendidik bidang teknologi MAN 3 Kerinci, Yony, S.Pd., membimbing langsung para siswa.
Pertama, siswa mengenal dasar-dasar logika pemrograman. Selanjutnya, mereka mempelajari bahasa coding dan mencoba membuat proyek digital sederhana.
Dengan dukungan laboratorium komputer serta jaringan internet yang stabil, siswa langsung mempraktikkan materi yang diberikan. Mereka juga mencoba menyusun baris kode pada perangkat masing-masing.
Suasana pembelajaran pun berlangsung interaktif. Para siswa berdiskusi, bertanya, dan berkonsultasi ketika menemukan kendala saat menjalankan latihan.
Yony menjelaskan, pengenalan coding sejak kelas X penting untuk membentuk pola pikir yang logis dan terstruktur. Menurutnya, siswa tidak hanya belajar membuat perintah pada komputer.
“Pembelajaran coding ini tidak hanya mengajari anak-anak cara menulis perintah komputer, tetapi juga mengasah pola pikir komputasional. Kami ingin siswa kelas X terbiasa dengan logika pemecahan masalah,” ujar Yony.Rabu 16 September 2026.
Karena itu, pihak madrasah terus mengoptimalkan fasilitas laboratorium yang tersedia. Dengan cara tersebut, siswa diharapkan memperoleh keterampilan digital yang dapat mereka manfaatkan dalam pembelajaran maupun pengembangan diri.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Kerinci, Tistiarni, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran berbasis teknologi.
Menurutnya, kegiatan praktik coding menjadi salah satu langkah nyata untuk mendorong transformasi MAN 3 Kerinci sebagai madrasah digital.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga melihat semangat anak-anak Kelas X dalam belajar coding bersama Bapak Yony. Ini bukti nyata bahwa MAN 3 Kerinci terus berkomitmen bertransformasi menjadi madrasah digital,” tutur Tistiarni.
Selain itu, ia menilai pembelajaran berbasis praktik dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi perkembangan zaman. Siswa juga memiliki ruang untuk mengembangkan kreativitas dan menciptakan inovasi.
Melalui pembelajaran coding yang dilakukan secara rutin, MAN 3 Kerinci terus memadukan pendidikan keagamaan dengan penguasaan sains dan teknologi. Dengan demikian, siswa tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga keterampilan digital untuk menghadapi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....