BUMD Merangin Didorong Berbenah, Sekda Zulhifni Tekankan Keterbukaan Data

  • 11 Sep 2026 15:20 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong pembenahan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Salah satunya melalui penguatan pemenuhan data dan pemanfaatan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Komitmen tersebut ditunjukkan Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, dengan mengikuti rapat koordinasi virtual terkait pembahasan pemenuhan data dan SIPD bagi BUMD, Kamis 10 September 2026.

Kegiatan berlangsung di Merangin Planning Centre (MPC) Bappeda Kabupaten Merangin. Zulhifni hadir bersama jajaran pejabat Bappeda dan mengikuti seluruh rangkaian pemaparan dalam rapat yang digelar secara virtual tersebut.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan tata kelola BUMD di tingkat daerah, khususnya dalam pemenuhan dan keterbukaan data melalui SIPD.

Bagi Pemkab Merangin, ketersediaan data yang akurat dan tertata menjadi bagian penting dalam mendukung pengelolaan BUMD secara lebih profesional. Data yang terpenuhi juga diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan langkah pengembangan BUMD ke depan.

Zulhifni menegaskan, keikutsertaan Pemkab Merangin dalam forum tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola BUMD yang lebih terbuka dan akuntabel.

“Kehadiran kita dalam forum virtual ini merupakan bentuk komitmen penuh Pemkab Merangin untuk mendukung keterbukaan data BUMD melalui SIPD,” ujar Zulhifni.

Menurutnya, pembenahan tata kelola tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi dan data, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme pengelolaan BUMD.

Pemkab Merangin ingin memastikan seluruh BUMD mampu berbenah dan menjalankan pengelolaan keuangan secara transparan. Langkah tersebut dinilai penting agar keberadaan BUMD dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pembangunan daerah.

“Kita ingin memastikan seluruh BUMD di Merangin dapat terus berbenah menuju tata kelola keuangan yang transparan dan profesional demi mendorong peningkatan pendapatan daerah,” tegasnya.

Penguatan sistem informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan data semata. Lebih jauh, data BUMD yang tertata dapat menjadi instrumen bagi pemerintah daerah dalam melakukan pemantauan, evaluasi, sekaligus menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Merangin berharap BUMD mampu semakin sehat, profesional, transparan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Rapat koordinasi virtual ini sekaligus menjadi momentum bagi Merangin untuk memperkuat sinergi dan memastikan pengelolaan BUMD berjalan sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....