Tak Ingin Jadi Kenangan, Bahasa Daerah Kerinci Diperkuat lewat Pendidikan
- 11 Sep 2026 15:15 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi sehari-hari. Di dalamnya tersimpan identitas, sejarah, serta nilai-nilai budaya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Kesadaran tersebut terus didorong Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi Penyusunan Bahasa Daerah Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pelestarian, pengembangan, sekaligus pemanfaatan bahasa daerah di lingkungan pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar.
Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Silisman, S.Sos., M.Si.
Dalam sambutannya, Silisman menegaskan bahwa bahasa daerah merupakan bagian penting dari kekayaan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya. Menurutnya, sekolah memiliki posisi strategis untuk menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah sejak usia dini.
“Revitalisasi bahasa daerah bukan hanya tentang mempertahankan penggunaan bahasa, tetapi juga bagaimana bahasa daerah dapat terus hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi penerus melalui lingkungan pendidikan,” ujar Silisman.Rabu 9 September 2026
Menurut Silisman, upaya menjaga bahasa daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan budaya di masyarakat. Lingkungan sekolah juga perlu menjadi ruang yang mampu membuat generasi muda mengenal, memahami, dan menggunakan bahasa daerah secara tepat.
Karena itu, Bimtek tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun dan mengembangkan materi bahasa daerah yang relevan dengan proses pembelajaran di sekolah.
Peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar.
Selain meningkatkan kompetensi, kegiatan ini menjadi ruang bagi para peserta untuk bertukar pengalaman dan menyusun strategi baru dalam memperkenalkan bahasa daerah kepada peserta didik.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat pembelajaran bahasa daerah menjadi lebih menarik dan dekat dengan kehidupan siswa.
Revitalisasi bahasa daerah memiliki makna yang lebih luas. Upaya tersebut menjadi bagian dari menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci menilai generasi muda perlu memiliki kemampuan akademik yang baik sekaligus memahami akar budaya daerahnya.
Dengan demikian, bahasa daerah tidak berhenti sebagai warisan masa lalu, tetapi tetap hidup dan berkembang di tengah generasi baru.
Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci pun berkomitmen melanjutkan berbagai program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya lokal.
Melalui revitalisasi bahasa daerah di sekolah, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki rasa bangga terhadap bahasa, budaya, dan identitas daerahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....