Tahun 2026,Kasus Kebakaran di Kerinci Tembus 40 Kasus, Rumah Warga Mendominasi

  • 05 Sep 2026 17:01 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Warga Kabupaten Kerinci perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Sepanjang 2026, petugas pemadam kebakaran mencatat lebih dari 40 kejadian hingga awal September.

Kebakaran tersebut terjadi di sejumlah wilayah dengan objek yang beragam. Namun, rumah warga masih mendominasi laporan yang masuk ke petugas.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kerinci, Siswadi, mengatakan petugas juga menangani kebakaran di lahan perkebunan.

“Kebanyakan kebakaran terjadi di rumah warga,” kata Siswadi, Jumat 4 September 2026

Selain itu, petugas mencatat arus pendek listrik sebagai salah satu penyebab utama kebakaran. Kondisi ini membuat masyarakat perlu memberi perhatian lebih terhadap instalasi listrik di rumah.

Siswadi meminta warga tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik. Menurutnya, kabel, colokan, dan peralatan elektronik yang sudah lama perlu mendapat perhatian.

“Warga kami minta rutin memeriksa instalasi listrik mereka. Apalagi kalau sudah lama, harus menggantinya dengan yang baru demi keselamatan,” ujarnya.

Karena itu, warga sebaiknya segera mengganti kabel yang rusak atau mulai mengalami kerusakan. Masyarakat juga perlu memastikan colokan tidak menampung terlalu banyak perangkat elektronik dalam waktu bersamaan.

Selanjutnya, warga perlu mencabut peralatan elektronik yang tidak mereka gunakan. Langkah tersebut penting, terutama ketika penghuni meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Dengan jumlah kebakaran yang sudah melewati 40 kejadian, masyarakat tidak boleh menganggap risiko kebakaran sebagai persoalan sepele. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dapat membantu warga mengenali potensi bahaya sejak dini.

Selain instalasi listrik, warga juga perlu memperhatikan penggunaan kompor, alat pemanas, serta perangkat elektronik lainnya. Kebiasaan sederhana seperti mematikan peralatan setelah digunakan dapat mengurangi risiko kebakaran.

Siswadi berharap masyarakat ikut berperan dalam mencegah kebakaran. Kewaspadaan warga, menurutnya, menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan.

Dengan meningkatkan kepedulian terhadap sumber api dan instalasi listrik, masyarakat bersama petugas pemadam kebakaran dapat menekan jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Kerinci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....