Dorong SDM Berkualitas, Pemkab Merangin Perkuat Akreditasi Perpustakaan
- 21 Agt 2026 09:38 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin terus mendorong pengelola perpustakaan desa dan sekolah meningkatkan kualitas layanan. Pemkab menilai perpustakaan memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi.
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menegaskan akreditasi perpustakaan tidak sekadar mengejar predikat. Menurutnya, proses tersebut menjadi sarana untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki kualitas pengelolaan perpustakaan.
Hal itu disampaikan A. Khafidh saat membuka Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin, Kamis 20 Agustus 2026. Puluhan kepala dan pengelola perpustakaan sekolah serta desa/kelurahan se-Kabupaten Merangin mengikuti kegiatan tersebut.
A. Khafidh mengatakan perkembangan teknologi informasi justru mendorong perpustakaan untuk beradaptasi. Pengelola harus mampu menghadirkan layanan yang relevan sekaligus menyediakan informasi yang terpercaya bagi masyarakat.
“Akreditasi hendaknya tidak dipandang hanya sebagai proses penilaian untuk memperoleh predikat tertentu, tetapi harus kita maknai sebagai instrumen evaluasi dan pembinaan,” ujar A. Khafidh.
Ia menyebut pengembangan perpustakaan di daerah masih menghadapi berbagai tantangan. Keterbatasan anggaran, sarana prasarana, dan kualitas sumber daya manusia menjadi sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Namun, kondisi tersebut tidak boleh menghambat upaya pembenahan.
“Berbagai keterbatasan tersebut hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembenahan. Dengan koordinasi, sinergi, inovasi, dan komitmen bersama, saya yakin kualitas perpustakaan di Kabupaten Merangin dapat terus kita tingkatkan,” tegasnya.
Sosialisasi tersebut juga membahas Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Pemkab menghadirkan dua narasumber, yakni Darwanto, S.Sos., Koordinator Substansi Pengembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi Perpusnas RI, serta Afrizal, S.E. dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi.
Melalui kegiatan ini, para pengelola perpustakaan mendapat pemahaman mengenai berbagai indikator yang harus dipenuhi dalam standar nasional.
Pemkab Merangin berharap pemahaman tersebut mendorong pengelola melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari tata kelola, fasilitas, koleksi hingga kualitas layanan.
Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan perpustakaan yang lebih modern, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....