Tak Ada Irigasi, Sawah Warga Sungai Penuh Kering Berbulan-bulan saat Kemarau
- 21 Agt 2026 09:33 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap lahan persawahan warga di Desa Koto Tuo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh. Sejumlah lahan persawahan warga mengalami kekeringan dan tidak mendapatkan pasokan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi.
Kondisi tersebut bahkan telah berlangsung hampir enam bulan. Salah seorang warga, Kamal Wathon, mengatakan lahan persawahan miliknya yang terdampak kekeringan mencapai sekitar setengah hektar.
Minimnya pasokan air membuat tanaman padi tidak dapat tumbuh dengan baik. Bahkan, sebagian lahan kini mulai ditumbuhi rumput liar.
Kondisi ini membuat Kamal terpaksa melakukan pekerjaan tambahan dengan mencangkul dan membersihkan rumput liar yang tumbuh di area persawahannya.
Menurut Kamal, lahan persawahan miliknya merupakan sawah tadah hujan yang hingga kini belum didukung jaringan irigasi. Kondisi tersebut membuat petani sangat bergantung pada curah hujan untuk memenuhi kebutuhan air bagi tanaman.
“Lahan ini memang sawah tadah hujan. Tidak ada irigasi, jadi kalau musim kemarau kekeringan, sementara saat musim hujan justru rawan kebanjiran,” ujar Kamal.Kamis 20 Agustus 2026.
Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian. Ketidaktersediaan sumber air membuat petani kesulitan menentukan waktu tanam dan berisiko mengalami kerugian ketika kemarau berlangsung panjang.
Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk mencari solusi terhadap persoalan pengairan di kawasan persawahan tersebut, terutama pembangunan atau penyediaan sarana irigasi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau.
Dengan adanya sistem pengairan yang memadai, petani berharap lahan persawahan mereka dapat kembali produktif dan tidak lagi mengalami persoalan kekeringan saat musim kemarau maupun banjir ketika musim penghujan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....