Kejari Sungai Penuh Tingkatkan Deteksi Dini Ancaman Kerukunan Umat Beragama

  • 06 Agt 2026 13:47 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan masyarakat melalui Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Selasa 4 Agustus 2026.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Moehargung Al Sonta, S.H., M.H., memimpin langsung rapat tersebut. Kepala Seksi Intelijen Kejari Sungai Penuh, Roby Novan Ronar, S.H., M.H., turut mendampingi jalannya kegiatan.

Rapat menghadirkan unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan keamanan, Kementerian Agama, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga adat, tokoh agama, serta berbagai instansi terkait dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Forum PAKEM menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarlembaga dalam mengawasi perkembangan aliran kepercayaan dan berbagai isu keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Melalui rapat tersebut, peserta membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial, penyebaran paham radikalisme, sikap intoleransi, serta berbagai ancaman yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama.

Kejari Sungai Penuh menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.

Selain memperkuat koordinasi, seluruh peserta juga berkomitmen mengoptimalkan sistem deteksi dini melalui pertukaran informasi dan penguatan kerja sama antarinstansi.

Forum ini juga mendorong peningkatan literasi keagamaan dan literasi digital agar masyarakat mampu menyaring informasi secara bijak, terutama di ruang digital yang rentan terhadap penyebaran hoaks dan ujaran yang memicu perpecahan.

Pengawasan terhadap aktivitas keagamaan serta penyebaran informasi di media digital juga menjadi perhatian bersama. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, sekaligus memperkokoh toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Seluruh rangkaian rapat berlangsung aman, tertib, dan lancar serta menghasilkan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....