Buka MTQ ke-52, M. Syukur Serukan Al-Qur'an Jadi Bacaan Harian Keluarga
- 20 Jul 2026 12:44 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Merangin M.Syukur M. Syukur mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Merangin untuk kembali menghidupkan tradisi mengaji di rumah masing-masing. Ajakan itu ia sampaikan saat membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an ke-52 tingkat Kabupaten Merangin di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau, Sabtu 18 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai bacaan harian yang rutin diamalkan di tengah keluarga dan setiap desa. Ia menilai penguatan nilai-nilai keagamaan harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah.
Didampingi A. Khafidh dan Sekretaris Daerah Zulhifni, Bupati M. Syukur menekankan bahwa pembangunan Merangin tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual masyarakat.
“Kami ingin setiap desa memiliki semangat mengaji. Kami ingin setiap keluarga menjadikan Al-Qur'an sebagai bacaan harian. Kami ingin setiap anak Merangin bangga menjadi generasi yang qurani,” ujar Bupati M. Syukur di hadapan para kafilah dan warga yang hadir.
MTQ ke-52 tingkat Kabupaten Merangin tahun 2026 mengusung tema “Mewujudkan Generasi yang Qurani, Berakhlak Mulia, dan Berdaya Saing Menuju Merangin Baru 2030”. Melalui tema tersebut, Bupati M. Syukur memaparkan visinya tentang arah pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Merangin.
Menurutnya, target besar Merangin Baru 2030 hanya dapat dicapai apabila masyarakat memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kekuatan spiritual.
“Merangin Baru 2030 harus dibangun oleh manusia yang berkualitas, manusia yang cerdas pikirannya, manusia yang bersih hatinya, manusia yang kuat akhlaknya, dan manusia yang dekat dengan Tuhannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati M. Syukur juga memberikan catatan historis mengenai pasang surutnya sebuah peradaban. Ia mengingatkan bahwa kekuatan moral menjadi faktor utama keberlanjutan suatu bangsa dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Sejarah telah membuktikan bahwa bangsa yang besar akan runtuh ketika moralnya rapuh, tetapi bangsa yang memiliki akhlak yang kokoh akan mampu bangkit menghadapi berbagai tantangan,” pungkasnya.
Melalui MTQ ke-52 ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap semangat mengaji kembali tumbuh di setiap rumah dan desa. Dengan demikian, generasi muda Merangin tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur'an.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....