Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah Jadi Budaya

  • 13 Jul 2026 18:38 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Kerinci menghadirkan pemandangan berbeda, Senin 13 Juli 2026. Sejak pagi, para ayah tampak mengantar putra-putri mereka ke sekolah sebagai bagian dari Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Program tersebut berlangsung di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kehadiran para ayah tidak hanya mengantar anak ke sekolah, tetapi juga menghadirkan suasana hangat yang memberi semangat baru bagi peserta didik setelah menikmati libur panjang.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Dian Eka Satria, mengatakan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah merupakan program nasional yang ditindaklanjuti melalui surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci.

Menurut Dian, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna yang sangat penting. Kehadiran tersebut mampu membangun rasa percaya diri anak sekaligus memberikan dukungan moral saat mereka kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

"Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak, sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dengan pihak sekolah," kata Dian.

Ia menambahkan, keterlibatan ayah dalam pendidikan tidak boleh hanya terjadi pada hari pertama sekolah. Sebaliknya, peran tersebut perlu terus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci berharap gerakan ini terus berlanjut dan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program tersebut diharapkan berkembang menjadi budaya positif yang melibatkan keluarga dalam pendidikan anak.

Selain mempererat hubungan orang tua dan anak, gerakan ini juga diyakini mampu memperkuat kerja sama antara keluarga dan sekolah. Dengan demikian, proses pendidikan akan berlangsung lebih efektif karena mendapat dukungan dari kedua lingkungan tersebut.

Menurut Dinas Pendidikan, kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan karakter. Oleh sebab itu, keterlibatan ayah diharapkan terus meningkat, tidak hanya saat hari pertama sekolah, tetapi juga dalam mendampingi anak belajar dan mengembangkan potensi mereka.

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh dukungan. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang percaya diri, berkarakter, dan berprestasi.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....