Semangat Rukun dan Gotong Royong,Warnai Gebyar Suro 1448 H PKJM Merangin

  • 05 Jul 2026 14:53 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopo Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) saat ratusan warga mengikuti Doa Bersama dan Gebyar Suro 1448 Hijriah, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan tahunan itu menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan budaya Jawa di Kabupaten Merangin.

Mengusung tema "Rukun Agawe Sentosa, Crah Agawe Bubrah, Saling Asah, Saling Asih, dan Saling Asuh", acara berlangsung khidmat sekaligus meriah. Tokoh masyarakat, pengurus paguyuban, hingga warga Jawa dari berbagai daerah di Merangin memadati pendopo sejak pagi.

Ketua Dewan Pembina PKJM yang juga Wakil Bupati Merangin, H. A. Khafidh, menghadiri langsung kegiatan tersebut. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Merangin Herman Effendi yang tampil mengenakan busana adat Jawa lengkap, Ketua PKJM Amir Ahmad, Ketua Panitia Akhoi, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Dalam sambutannya, H. A. Khafidh mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan mempertahankan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan para leluhur.

Menurutnya, semangat gotong royong dan saling membantu harus tetap hidup di tengah masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Merangin.

Suasana semakin akrab ketika H. A. Khafidh memperkenalkan satu per satu kepala OPD dan pejabat Pemkab Merangin yang berasal dari keluarga Jawa. Momen itu mendapat sambutan hangat dari para tamu yang hadir.

"Ibu-ibu dan bapak-bapak jangan sungkan-sungkan jika ada yang ingin dibantu dalam berbagai urusan dengan para pejabat dari warga Merangin asal Jawa ini," ujar H. A. Khafidh yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Ia berharap keberadaan para pejabat tersebut mampu menjadi motivasi bagi masyarakat sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan PKJM.

Sebagai ungkapan rasa syukur menyambut Tahun Baru Islam, sesepuh PKJM H. Mat Agung bersama H. A. Khafidh memotong tumpeng. Keduanya kemudian menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan sesepuh perempuan PKJM sebagai simbol penghormatan dan kebersamaan.

Rangkaian Gebyar Suro 1448 Hijriah ditutup dengan makan siang bersama yang menyajikan aneka kuliner khas Jawa. Seluruh peserta kemudian mengabadikan momen melalui foto bersama dan saling bersalaman sebagai simbol persaudaraan yang terus terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....