Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot
- 14 Jun 2026 10:36 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID. Sungai Penuh - Berdasarkan data pemantauan titik panas (hotspot) yang disampaikan BMKG Depati Parbo Kerinci per 12 Juni 2026, kedua daerah tersebut tercatat nihil hotspot atau tidak terdeteksi adanya titik panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski demikian, sejumlah wilayah lain di Provinsi Jambi masih terpantau memiliki hotspot. Kabupaten Muaro Jambi menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni lima hotspot yang terdeteksi melalui sistem pemantauan satelit.
Selain Muaro Jambi, BMKG juga mencatat masing-masing tiga hotspot di Kabupaten Merangin dan Sarolangun. Sementara itu, Kabupaten Batanghari terpantau memiliki dua titik panas, sedangkan Kabupaten Bungo tercatat satu hotspot.
Kondisi nihil hotspot di Kerinci dan Sungai Penuh menunjukkan situasi yang relatif aman dari potensi kebakaran hutan dan lahan. Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran di area perkebunan maupun lahan terbuka.
BMKG mengingatkan bahwa keberadaan hotspot tidak selalu menunjukkan terjadinya kebakaran, namun menjadi indikator awal yang perlu mendapat perhatian dan verifikasi lapangan oleh pihak terkait. Pemantauan secara berkala terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya titik-titik panas baru seiring perubahan cuaca dan meningkatnya suhu udara di sejumlah wilayah.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan terus memperkuat langkah pencegahan karhutla melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta penanganan cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran di lapangan.
Dengan kondisi saat ini, Kerinci dan Sungai Penuh menjadi dua daerah di wilayah barat Provinsi Jambi yang masih bebas dari titik panas berdasarkan hasil pemantauan terbaru BMKG Depati Parbo Kerinci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....