Merangin Luncurkan Posyandu 6 SPM, Ubah Layanan Desa Jadi Lebih Terintegrasi

  • 07 Jun 2026 17:56 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID.Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin resmi meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai langkah besar memperkuat pelayanan dasar hingga ke tingkat desa.

Peluncuran program strategis tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Zulhifni, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Merangin, Ny. Lavita Syukur, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny. Sri Rizki Zulhifni, di Halaman Kantor Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Sabtu 6 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam reformasi pelayanan publik berbasis masyarakat. Posyandu yang selama ini identik dengan layanan kesehatan ibu dan anak kini bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Zulhifni menegaskan bahwa perubahan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 yang mengatur penguatan peran Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang terintegrasi.

"Kita perlu menyamakan persepsi bahwa Posyandu zaman sekarang telah berubah. Posyandu bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi dan balita, melainkan telah bertransformasi menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa yang bersifat terintegrasi," tegas Zulhifni.

Menurutnya, Posyandu kini tidak hanya berfokus pada imunisasi dan kesehatan ibu serta anak, tetapi juga hadir untuk memantau dan mendampingi seluruh siklus kehidupan masyarakat, mulai dari masa kehamilan, bayi, anak-anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia (lansia).

Melalui konsep Posyandu 6 SPM, pelayanan dasar masyarakat diperluas dan diintegrasikan ke dalam enam bidang strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

Pada bidang kesehatan, Posyandu berperan mengoptimalkan layanan gizi seimbang, imunisasi, pencegahan penyakit, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting. Di sektor pendidikan, Posyandu ikut mendorong peningkatan literasi keluarga, edukasi pola asuh anak, dan kesiapan pendidikan usia dini.

Sementara itu, pada bidang pekerjaan umum, Posyandu akan menjadi sarana edukasi terkait infrastruktur dasar dan pemanfaatan akses air minum layak. Untuk bidang perumahan, Posyandu membantu pendataan serta sosialisasi program rumah sehat dan layak huni.

Tak hanya itu, Posyandu juga akan berperan dalam bidang sosial melalui pendeteksian dini warga yang membutuhkan bantuan sosial darurat. Sedangkan pada bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, Posyandu berfungsi mengedukasi warga terkait mitigasi bencana serta menjaga keamanan lingkungan.

"Dengan wadah baru ini, Posyandu menjadi pusat layanan terpadu yang mendekatkan program pemerintah langsung ke depan pintu rumah masyarakat," ujar Zulhifni.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Ia menyebut para kader sebagai pahlawan kemanusiaan yang bekerja tanpa lelah membantu pemerintah meningkatkan kualitas hidup warga.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan, penguatan kompetensi, serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung agar pelayanan Posyandu semakin optimal," katanya.

Menutup arahannya, Zulhifni menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan lurah di Kabupaten Merangin untuk mengawal implementasi Posyandu 6 SPM secara serius dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor tanpa ego sektoral agar seluruh program pelayanan dasar dapat berjalan efektif.

Menurutnya, keberhasilan Posyandu 6 SPM tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan merupakan tugas bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

"Pelayanan dasar adalah hak masyarakat yang harus kita penuhi bersama. Melalui Posyandu 6 SPM dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, kita ingin mewujudkan Kabupaten Merangin yang sehat, mandiri, maju, dan berdaya saing," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....