RSUD Kerinci Naik Kelas, Tender Pembangunan dan Renovasi Resmi selesai

  • 03 Jun 2026 07:59 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Proyek pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kerinci resmi memasuki tahap baru setelah proses tender dinyatakan selesai dan menetapkan pemenang.

Berdasarkan pengumuman Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kementerian Kesehatan pada 1 Juni 2026, PT PP Urban (Urban-Penta KSO) ditetapkan sebagai pemenang paket pekerjaan konstruksi fisik RSUD Kerinci. Perusahaan tersebut memenangkan tender dengan nilai kontrak terkoreksi sebesar Rp137,5 miliar dari total pagu anggaran Rp138,94 miliar.

Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) berada di posisi cadangan pertama dengan nilai penawaran Rp138,39 miliar, disusul PT Nindya Karya (Persero) sebagai cadangan kedua dengan penawaran Rp138,66 miliar.

Bupati Kerinci, Monadi, menyambut positif selesainya proses tender tersebut. Menurutnya, pembangunan RSUD yang lebih modern merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Ia menegaskan bahwa keberadaan rumah sakit yang representatif akan berdampak langsung pada peningkatan akses dan mutu pelayanan medis bagi masyarakat Kerinci.

“Ini merupakan langkah penting untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan modern bagi masyarakat,” ujar Monadi.Selasa 2 Juni 2026

Pemerintah Kabupaten Kerinci, lanjutnya, akan mengawal penuh pelaksanaan proyek strategis tersebut agar berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun ketepatan waktu penyelesaian.

Monadi juga mengapresiasi Kementerian Kesehatan serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengadaan, karena telah melaksanakan tahapan tender secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan.

Meski pemenang telah ditetapkan, proses administrasi masih berlanjut sebelum penerbitan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur telah dipenuhi dan penyedia jasa memiliki kesiapan dalam melaksanakan pekerjaan.

Proyek pembangunan dan renovasi RSUD Kerinci ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah di sektor kesehatan. Dengan nilai investasi hampir Rp139 miliar, fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan standar layanan kesehatan serta menjadi rumah sakit rujukan yang lebih modern di wilayah Kerinci.

Masyarakat kini menantikan dimulainya tahap konstruksi agar peningkatan layanan kesehatan dapat segera dirasakan secara nyata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....