Lebih Banyak Warga Keluar, Dukcapil Kerinci Soroti Tren Migrasi Penduduk

  • 30 Mei 2026 18:48 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Arus perpindahan penduduk keluar Kabupaten Kerinci masih tercatat lebih tinggi dibandingkan jumlah penduduk yang datang dan menetap di daerah tersebut. Kondisi ini berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kerinci sepanjang tahun 2025 hingga Mei 2026.

Dalam periode tersebut, tercatat sebanyak 2.118 jiwa memilih pindah ke berbagai daerah di luar Kabupaten Kerinci. Sementara itu, jumlah penduduk yang datang dan menetap di wilayah tersebut hanya mencapai 1.597 jiwa.

Data ini menunjukkan masih adanya selisih arus migrasi penduduk, di mana jumlah warga yang keluar lebih banyak dibandingkan yang masuk ke Kerinci.

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kerinci, Nafritman, menyebutkan bahwa faktor utama yang mendorong warga meninggalkan daerah adalah pekerjaan, pendidikan, serta kebutuhan ekonomi.

Menurutnya, banyak masyarakat memilih merantau ke daerah lain untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih baik maupun melanjutkan pendidikan di wilayah dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Di sisi lain, penduduk yang datang dan menetap di Kabupaten Kerinci umumnya dipengaruhi oleh urusan keluarga, pekerjaan, serta perpindahan tempat tinggal.

Nafritman menilai, kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena dapat berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia serta pertumbuhan ekonomi daerah jika tidak diantisipasi.

“Diperlukan upaya untuk terus mendorong penciptaan lapangan kerja dan pengembangan sektor ekonomi di Kabupaten Kerinci. Hal ini penting untuk menekan angka perpindahan penduduk keluar daerah sekaligus meningkatkan daya tarik Kerinci sebagai tempat tinggal dan bekerja,” ujarnya.Sabtu 30 Mei 2026

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif serta membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat, sehingga warga memiliki kesempatan lebih besar untuk bertahan dan berkembang di daerah sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....