Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Penyebab Mulai Terungkap

  • 24 Mei 2026 19:05 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera akhirnya mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum. Tim dari Bareskrim Polri turun langsung ke Provinsi Jambi untuk menyelidiki penyebab blackout yang mengakibatkan listrik padam berjam-jam di berbagai daerah.

Investigasi dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan pihak PLN. Tim gabungan mendatangi lokasi putusnya Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Lokasi tersebut diduga menjadi titik awal gangguan sistem kelistrikan yang memicu blackout di sejumlah wilayah Sumatera.

Petugas melakukan pemeriksaan detail terhadap jaringan transmisi yang mengalami kerusakan. Salah satu barang bukti utama yang diamankan berupa konduktor atau kabel penghantar listrik yang ditemukan putus di lokasi kejadian.

Barang bukti tersebut langsung dibawa ke laboratorium forensik guna menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab kerusakan, apakah dipicu faktor teknis, kualitas material, cuaca ekstrem, atau kemungkinan lainnya.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni menyampaikan hingga kini belum ditemukan indikasi sabotase maupun unsur kesengajaan manusia dalam insiden tersebut. Meski demikian, proses penyelidikan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti gangguan listrik.

“Pemeriksaan masih terus dilakukan bersama tim teknis dan laboratorium forensik,” ujarnya, Minggu 24 Mei 2026.

Sebelumnya, gangguan sistem kelistrikan tersebut berdampak luas ke sejumlah provinsi di Sumatera seperti Riau, Sumatera Barat hingga Aceh. Aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat pemadaman yang berlangsung cukup lama. Beberapa fasilitas umum juga dilaporkan mengalami kendala operasional selama listrik padam.

PLN telah menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan atas gangguan tersebut. Perusahaan listrik negara itu memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap hingga seluruh gardu induk kembali normal.

Selain itu, PLN juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem transmisi kelistrikan Sumatera agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kasus blackout Sumatera kini menjadi perhatian publik karena menyangkut keandalan infrastruktur energi nasional. Hasil investigasi Bareskrim dan PLN diharapkan mampu mengungkap penyebab pasti gangguan sekaligus memperkuat sistem kelistrikan di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....