Mengenal Candi Muaro Jambi, Kompleks Percandian Terluas di Asia Tenggara
- 24 Mei 2026 16:31 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Di tengah hamparan hijau tepian Sungai Batanghari, Provinsi Jambi menyimpan salah satu peninggalan sejarah terbesar di Indonesia, yaitu Candi Muaro Jambi. Situs bersejarah ini dikenal sebagai kompleks percandian Buddha terluas di Asia Tenggara dengan luas mencapai sekitar 3.981 hektare. Kompleks ini berada di Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, sekitar 26 kilometer dari Kota Jambi.
Candi Muaro Jambi diperkirakan dibangun antara abad ke-7 hingga abad ke-13 Masehi pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu Kuno. Para arkeolog meyakini kawasan ini bukan hanya menjadi tempat ibadah umat Buddha, tetapi juga pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan agama Buddha di Asia Tenggara pada masanya.
Keberadaan kompleks candi ini pertama kali dilaporkan oleh tentara Inggris bernama S.C. Crooke pada tahun 1824. Namun, proses penelitian dan pemugaran baru dilakukan secara serius oleh pemerintah Indonesia mulai tahun 1975. Hingga kini, masih banyak bagian situs yang terus diteliti karena diduga masih terdapat reruntuhan bangunan kuno yang tertimbun di dalam tanah.
Salah satu keunikan Candi Muaro Jambi adalah material bangunannya yang menggunakan susunan batu bata merah tanpa semen. Kompleks ini membentang sepanjang sekitar 7,5 kilometer mengikuti aliran Sungai Batanghari. Di dalam kawasan terdapat sejumlah candi utama seperti Candi Kedaton, Candi Gumpung, Candi Kembar Batu, dan Candi Tinggi yang masing-masing memiliki bentuk dan fungsi berbeda.
Selain menjadi situs sejarah, Candi Muaro Jambi kini juga berkembang sebagai destinasi wisata budaya dan religi. Pengunjung dapat menikmati suasana tenang khas kawasan cagar budaya sambil bersepeda atau menyusuri area candi yang rindang. Pemerintah Indonesia bahkan telah mengajukan kompleks ini sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2009.
Keberadaan Candi Muaro Jambi menjadi bukti bahwa Pulau Sumatera pernah menjadi pusat peradaban besar yang memiliki pengaruh penting dalam perkembangan agama, pendidikan, dan budaya di Asia Tenggara. Hingga kini, situs ini terus dijaga dan dilestarikan sebagai warisan sejarah bangsa Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....