Sungai Penuh Rawan Bencana,namun Stok Logistik BPBD Justru Menipis

  • 23 Mei 2026 03:57 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID.Sungai Penuh - Stok logistik kebencanaan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sungai Penuh saat ini dilaporkan semakin menipis dan masih didominasi sisa persediaan tahun 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius di tengah tingginya potensi bencana di wilayah Kota Sungai Penuh.

Sejumlah bantuan logistik dari Pemerintah Provinsi Jambi juga diketahui sudah tidak lagi tersedia, sehingga BPBD setempat kini harus mengandalkan kemampuan daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat terjadi bencana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sungai Penuh, Gustiarman, mengungkapkan bahwa idealnya stok logistik untuk tahun 2026 sudah tersedia di gudang mengingat Kota Sungai Penuh merupakan daerah rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga kebakaran.

Ia menyebutkan, beberapa logistik yang masih tersedia saat ini antara lain minyak goreng, terpal, mi instan, air mineral, dan kebutuhan dasar lainnya. Namun, sebagian dari bahan makanan tersebut sudah mendekati masa kedaluwarsa.

“Kita berharap pengadaan logistik tahun 2026 segera direalisasikan, karena stok yang ada saat ini merupakan sisa tahun lalu dan sebagian masa berlakunya akan segera habis. Sementara Kota Sungai Penuh cukup rawan bencana, sehingga kebutuhan logistik harus selalu siap,” ujar Gustiarman, Jumat 22 Mei 2026.

Ia menegaskan, ketersediaan logistik yang memadai sangat penting untuk mempercepat respons penanganan bencana di lapangan. Menurutnya, jika terjadi peningkatan kejadian bencana sementara stok terbatas, maka hal tersebut dapat menyulitkan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, BPBD juga menilai anggaran pengadaan logistik kebencanaan perlu ditingkatkan dibanding tahun sebelumnya agar kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana dapat lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....