Dosen FTIK IAIN Kerinci Digenjot Menulis Artikel Ilmiah Berkualitas

  • 20 Mei 2026 00:13 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai penuh - Setelah resmi dibuka pada awal Mei lalu, rangkaian Workshop Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh IAIN Kerinci melalui Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) kembali berlanjut dengan sesi pendalaman materi penulisan artikel ilmiah, Selasa 19 Mei 2026.

Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis FTIK dalam memperkuat kompetensi akademik sivitas kampus, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah yang sistematis, berkualitas, dan berpeluang dipublikasikan di jurnal bereputasi. Sepanjang kegiatan, peserta tampak aktif berdiskusi, menyimak materi, hingga berkonsultasi langsung dengan narasumber terkait berbagai kendala dalam proses penulisan ilmiah.

Pada sesi pertama, Prof. Dr. Dairabi Kamil membawakan materi bertajuk “Struktur Artikel dan Pendahuluan yang Menjual”. Ia menegaskan bahwa struktur artikel ilmiah harus disusun secara sistematis agar gagasan penelitian dapat tersampaikan dengan jelas kepada pembaca maupun reviewer jurnal. Menurutnya, bagian pendahuluan menjadi elemen paling krusial karena berperan sebagai “pintu awal” yang menentukan ketertarikan terhadap sebuah artikel.

Ia juga menyoroti fakta bahwa banyak artikel gagal terbit bukan karena kualitas penelitian yang rendah, melainkan karena lemahnya penyusunan pendahuluan. Oleh karena itu, penulis dituntut mampu membangun argumentasi akademik yang kuat, menunjukkan urgensi penelitian, serta menampilkan kebaruan secara tegas.

“Pendahuluan merupakan pintu awal yang menentukan kualitas sebuah artikel ilmiah. Penulis harus mampu menunjukkan urgensi penelitian, kebaruan kajian, serta tujuan penelitian secara jelas agar artikel memiliki nilai akademik yang kuat,” ujarnya di hadapan peserta.

Sementara itu, pada sesi kedua, Prof. Dr. Daflizar menyampaikan materi “Metode dan Hasil yang Layak Terbit”. Ia menekankan bahwa bagian metode merupakan fondasi penting yang mencerminkan kredibilitas penelitian. Penulisan metode, menurutnya, harus dilakukan secara rinci, sistematis, dan mudah dipahami agar penelitian dapat direplikasi oleh peneliti lain.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya penyajian hasil penelitian yang fokus dan selaras dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian tidak hanya cukup dipaparkan secara deskriptif, tetapi juga harus disertai analisis yang mampu memberikan kontribusi ilmiah yang jelas.

“Metode penelitian harus ditulis secara sistematis dan detail agar penelitian dapat dipahami serta diuji kembali oleh peneliti lain. Selain itu, hasil penelitian perlu disajikan secara fokus sehingga mampu menjawab tujuan penelitian secara ilmiah,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung lancar hingga akhir sesi dan ditutup tepat waktu. Antusiasme peserta terlihat jelas dari aktifnya diskusi serta banyaknya pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung. Melalui workshop ini, FTIK IAIN Kerinci terus mendorong terciptanya budaya akademik yang produktif, kritis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....