Bupati Merangin Bangga, Generasi Muda Tetap Cinta Al-Qur’an di Era Digital
- 14 Mei 2026 10:55 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti SMP Negeri 1 Merangin saat digelarnya Wisuda Tahfidzul Qur’an Juz 30, Rabu 13 Mei 2026.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin, Hj. Lavita Syukur.
Momen wisuda tahfidz kali ini terasa istimewa bagi Bupati M. Syukur. Di antara para siswa yang diwisuda, terdapat putra ketiganya, Ananda Safiq Sufi Syukur, yang berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati tak mampu menyembunyikan rasa bangga dan harunya melihat semangat generasi muda Merangin dalam mencintai Al-Qur’an di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media sosial.
“Sebagai Bupati sekaligus orang tua, saya sangat terharu dan bangga. Di saat banyak anak sibuk dengan gadget, anak-anak kita di SMPN 1 Merangin masih mau belajar dan menghafal Al-Qur’an. Ini bekal luar biasa untuk dunia dan akhirat mereka,” ujar M. Syukur dengan suara bergetar.
Menurutnya, pendidikan karakter berbasis agama harus menjadi prioritas utama dalam dunia pendidikan, termasuk di sekolah umum. Ia bahkan mengusulkan adanya inovasi kebijakan yang mampu memantau aktivitas ibadah siswa hingga di rumah.
“Saya sudah berdiskusi dengan Kadis Pendidikan. Ke depan, siswa Muslim bisa memiliki absen salat Magrib berjamaah, sedangkan siswa non-Muslim melampirkan bukti ibadah dari gereja atau rumah ibadah masing-masing. Sekolah umum tetap harus menjadikan nilai spiritual sebagai pondasi utama,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak. Ia mengaku di tengah kesibukan sebagai kepala daerah, keluarganya tetap menjaga disiplin hafalan sang anak dengan rutin melakukan setoran hafalan kepada ibundanya.
Sebagai bentuk apresiasi, M. Syukur memberikan kejutan kepada 10 wisudawan tahfidz dengan mengundang mereka makan bersama di rumah dinas Bupati serta memberikan uang saku tambahan secara pribadi.
“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah prestasi yang luar biasa dan harus diberi penghargaan. Saya berharap tahun depan jumlah hafidz terus bertambah,” ungkapnya.
Acara wisuda berlangsung penuh haru ketika satu per satu nama wisudawan dipanggil ke atas panggung. Para orang tua tampak bangga menyaksikan anak-anak mereka menerima penghargaan atas perjuangan menghafal Al-Qur’an.
Salah satu wisudawan, Ananda Safiq Sufi Syukur, memiliki moto hidup “Perhiasan terindah adalah berakhlak dengan Al-Qur’an.” Sementara wisudawan lainnya juga menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, semangat generasi muda Merangin dalam mempelajari Al-Qur’an tetap tumbuh dan menjadi harapan besar bagi masa depan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....