Siswa Diedukasi Tertib Lalu Lintas, Guru Ditekankan Perkuat Disiplin

  • 05 Mei 2026 21:02 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Suasana pagi di SMP Negeri 1 Sungai Penuh, Selasa 5 Mei 2026, terasa berbeda. Apel gabungan yang melibatkan pihak Dinas Pendidikan dan Satlantas Polres Kerinci menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai disiplin dan keselamatan di lingkungan sekolah.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Deri Nopalion, S.Pd., bersama Kanit Satlantas Polres Kerinci, Aipda Adiarman, hadir sebagai pembina apel. Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Dinas Pendidikan, personel Satlantas, pihak sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa.

Disiplin Guru, Kunci Lingkungan Belajar

Dalam amanatnya, Deri Nopalion menekankan pentingnya menciptakan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Ia menggarisbawahi bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan dalam kedisiplinan.

Menurutnya, kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar serta suasana sekolah yang kondusif.

“Lingkungan belajar yang baik lahir dari komitmen bersama, terutama dari para pendidik yang menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter siswa,” ujarnya.

Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

Sementara itu, Kanit Satlantas Polres Kerinci, Aipda Adiarman, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi kepada para siswa terkait keselamatan berlalu lintas. Ia menegaskan pentingnya kesadaran sejak dini dalam mematuhi aturan di jalan raya.

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah larangan bagi siswa untuk menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah. Hal ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Surat Edaran Nomor B/400.3.13.3/6/IV/2026/DISDIK.2.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan melindungi keselamatan siswa sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

Bangun Budaya Tertib dan Berkarakter

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif antara sekolah, guru, siswa, hingga orang tua dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga berkarakter.

Apel gabungan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum dapat berjalan seiring dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....