Digerebek saat Beraksi, 7 Penambang Emas Ilegal di Merangin Ditangkap
- 01 Mei 2026 23:34 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Tindakan tegas kembali ditunjukkan Polda Jambi dalam memberantas praktik tambang ilegal. Kali ini, tujuh orang pelaku penambangan emas tanpa izin berhasil diamankan saat beroperasi di wilayah Kabupaten Merangin.Rabu 29 April 2026.
Pengungkapan kasus ini bermula dari keluhan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas tambang ilegal di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Pangkalan Jambu. Menanggapi laporan tersebut, tim dari Ditreskrimsus langsung turun melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan lokasi aktivitas tambang.
Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, menjelaskan bahwa saat dilakukan penindakan, para pelaku sedang menjalankan aktivitas penambangan menggunakan alat berat jenis excavator di area yang tidak jauh dari permukiman masyarakat.
Dari tujuh orang yang diamankan, sebagian besar diketahui berasal dari luar daerah dan berperan sebagai operator serta kernet alat berat. Sementara satu orang lainnya merupakan warga setempat yang membantu proses operasional di lapangan.
Dalam operasi tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa kunci excavator yang digunakan dalam aktivitas penambangan ilegal. Seluruh tersangka kini telah diamankan di Mapolda Jambi untuk menjalani proses hukum.
Tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, pihak kepolisian juga telah mengidentifikasi pihak yang diduga sebagai pemilik alat berat sekaligus pemodal kegiatan tersebut. Saat ini, yang bersangkutan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran.
Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan masyarakat luas.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan aktivitas serupa. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan aparat menjadi kunci dalam menekan praktik ilegal yang berdampak besar terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....