Balai TNKS Hanya Miliki 200 Personel, Pengawasan Kawasan Hutan Jadi Tantangan
- 18 Apr 2026 23:18 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dikenal sebagai salah satu bentang hutan terluas di Pulau Sumatera dengan luas mencapai sekitar 1,4 juta hektare. Kawasan ini membentang di 16 kabupaten dan kota yang tersebar di empat provinsi.
Selain menjadi rumah bagi keanekaragaman flora dan fauna, TNKS juga berperan penting sebagai penyangga ekosistem dan sumber kehidupan masyarakat sekitar. Namun, luasnya wilayah tersebut tidak diimbangi dengan jumlah personel pengawasan yang memadai.
Kasi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kerinci Balai Besar TNKS, David, mengungkapkan bahwa saat ini jumlah personel yang bertugas menjaga kawasan taman nasional hanya sekitar 200 orang.
“Kondisi ini menjadi tantangan besar dalam pengawasan kawasan yang sangat luas,” ujar David.Sabtu 18 April 2026.
Keterbatasan sumber daya manusia tersebut membuat pengawasan di lapangan tidak dapat dilakukan secara maksimal, terutama dalam mencegah aktivitas ilegal seperti pembalakan liar dan perburuan satwa dilindungi.
Untuk mengatasi hal itu, David menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian kawasan TNKS.
“Pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan petugas. Perlu dukungan semua pihak agar hutan tetap terjaga,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Kesadaran kolektif dinilai sangat penting, mengingat kerusakan hutan dapat berdampak langsung terhadap kehidupan manusia, termasuk potensi bencana di masa depan.
“Kerusakan hutan akan berdampak luas. Karena itu, mari kita jaga bersama demi keberlangsungan hidup,” tambah David.
Dengan luasnya wilayah dan tingginya nilai ekologis yang dimiliki, TNKS terus menjadi perhatian dalam upaya konservasi, sekaligus tantangan besar dalam menjaga kelestariannya di tengah keterbatasan pengawasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....