Kurangi Kecelakaan dan Macet, Siswa SD-SMP Kini Dilarang Naik Motor ke Sekolah
- 13 Apr 2026 09:12 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Suasana pagi di Kota Sungai Penuh kini menghadirkan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Jika sebelumnya deretan sepeda motor pelajar memenuhi halaman dan bahu jalan di sekitar sekolah, kini kondisi tersebut mulai berkurang sejak diberlakukannya aturan baru dari pemerintah daerah.Senen 13 April 2026.
Melalui Dinas Pendidikan, Pemerintah Kota Sungai Penuh resmi melarang siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor B/400.3.13.3/6/IV/2026/DISDIK 2 dan telah efektif diterapkan sejak 8 April 2026 di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata untuk meningkatkan keselamatan pelajar. Pemerintah menilai, usia siswa SD dan SMP masih belum siap secara matang untuk berkendara di jalan raya, sehingga rawan terlibat kecelakaan. Selain itu, kepadatan kendaraan di sekitar sekolah selama ini juga menjadi salah satu penyebab kemacetan, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah.
Dalam sosialisasi yang dilakukan, pihak terkait menegaskan bahwa aturan ini bukan sekadar pembatasan, melainkan bentuk perlindungan bagi generasi muda. Lingkungan sekolah yang aman dan tertib diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman.
Peran orang tua pun menjadi sorotan penting dalam kebijakan ini. Mereka diimbau untuk turut berpartisipasi dengan mengantar dan menjemput anak ke sekolah. Di sisi lain, pihak sekolah diminta untuk memperketat pengawasan serta memberikan sanksi tegas bagi siswa yang melanggar aturan.
Kebijakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak yang menilai langkah tersebut tidak hanya mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas, tetapi juga membentuk karakter disiplin serta kesadaran berlalu lintas sejak dini.
Dengan perubahan ini, wajah pendidikan di Sungai Penuh perlahan bergerak ke arah yang lebih tertib dan aman. Kini, perjalanan ke sekolah bukan lagi soal cepat sampai, melainkan bagaimana sampai dengan selamat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....