Longsor Tutup Jalur Sungai Penuh–Tapan, Truk Tertahan
- 06 Apr 2026 11:09 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh – Bencana longsor disertai pohon tumbang terjadi di ruas jalan Sungai Penuh–Tapan KM 35, kawasan Puncak, Minggu malam 05 April 2026. Akibatnya, akses transportasi di jalur tersebut masih terganggu, terutama bagi kendaraan angkutan berat.
Polres Kerinci mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut. Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.
Kasi Humas Polres Kerinci, IPTU D.S. Sitinjak, menyampaikan bahwa kondisi jalan belum sepenuhnya normal. Kendaraan yang dapat melintas pun masih terbatas.
“Saat ini hanya kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat jenis minibus yang dapat melintas secara terbatas. Untuk kendaraan truk belum dapat melintas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar sementara waktu menghindari jalur Sungai Penuh–Tapan jika tidak dalam kondisi mendesak. Hal ini mengingat potensi longsor susulan masih dapat terjadi akibat curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Selain itu, pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengurangi kecepatan di area rawan, mematuhi arahan petugas, serta tidak memaksakan diri melintas jika kondisi tidak memungkinkan.
Peristiwa longsor ini dilaporkan warga sekitar pukul 18.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Sungai Penuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.
Dari hasil pengecekan, ditemukan empat titik longsor. Dua titik menutup sebagian badan jalan dan masih dapat dilalui kendaraan kecil, sementara dua titik lainnya disertai pohon tumbang yang menghambat akses.
Penanganan dipimpin Kapolsek Sungai Penuh AKP Eko Munkoid bersama personel, termasuk Aiptu Idham Munandar dan Bripka Yudi Febrian. Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas gabungan bersama operator alat berat dari Balai Jalan PUPR Provinsi Jambi mulai melakukan pembersihan material.
Namun, proses evakuasi sempat terkendala akibat kerusakan pada selang alat berat sekitar pukul 23.30 WIB, sehingga pembersihan belum maksimal.
Saat ini, tercatat sekitar tujuh unit truk masih tertahan di lokasi dan menunggu akses jalan kembali normal. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Polres Kerinci telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk mempercepat penanganan dengan mendatangkan alat berat tambahan agar akses jalan dapat segera dibuka sepenuhnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....