ATM dan M-Banking Belum Aktif, Bank Jambi Diserbu Nasabah

  • 16 Mar 2026 21:35 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, ‎Sungai Penuh – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, antrean panjang terlihat di kantor cabang Bank Jambi di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Ratusan nasabah terpaksa datang langsung ke bank untuk melakukan transaksi karena layanan ATM dan mobile banking hingga kini belum juga diaktifkan.

Situasi ini memicu penumpukan antrean yang tidak biasa. Banyak nasabah bahkan rela datang sejak selesai salat Subuh demi mendapatkan nomor antrean lebih awal.

Kondisi semakin diperparah karena sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci menggunakan rekening Bank Jambi untuk menerima gaji dan melakukan berbagai transaksi keuangan.

Akibatnya, menjelang Lebaran ketika kebutuhan uang tunai meningkat, masyarakat tidak memiliki pilihan lain selain mendatangi kantor bank secara langsung.

“Kalau tidak datang pagi sekali, antreannya bisa sampai siang bahkan sore. Kami datang dari habis Subuh supaya bisa cepat dilayani,” ujar salah seorang nasabah yang ikut mengantre di kantor Bank Jambi Sungai Penuh, Senin 16 Maret 2026.

Tidak hanya antrean yang panjang, nasabah juga mengeluhkan adanya pembatasan jumlah uang yang dapat ditarik. Hal ini membuat sebagian nasabah harus kembali datang ke bank di hari berikutnya untuk mencukupi kebutuhan menjelang Lebaran.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan di tengah masyarakat. Banyak nasabah mempertanyakan alasan mengapa layanan ATM dan mobile banking belum juga diaktifkan hingga saat ini.

Padahal di era digital saat ini, layanan perbankan elektronik seperti ATM dan mobile banking menjadi kebutuhan utama masyarakat untuk melakukan transaksi dengan cepat tanpa harus datang ke kantor bank.

Beberapa nasabah mengaku mulai khawatir dan merasa kepercayaan terhadap bank daerah tersebut perlahan terkikis jika permasalahan ini tidak segera mendapatkan penjelasan dan solusi yang jelas.

“Harusnya ada penjelasan resmi. Kalau seperti ini terus, tentu kepercayaan masyarakat bisa berkurang,” kata nasabah lainnya.

Hingga saat ini, pihak Bank Jambi belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab belum aktifnya layanan ATM dan mobile banking tersebut, maupun kepastian kapan layanan itu akan kembali normal.

Sementara itu, antrean nasabah diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai biasanya meningkat tajam menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....