Menjelang Idul Fitri, Pelaku Usaha Kue Kerinci Kekurangan Peralatan
- 10 Mar 2026 23:00 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan kue lebaran di Kabupaten Kerinci meningkat drastis. Bagi pelaku usaha rumahan, momen ini menjadi peluang emas untuk meraup keuntungan. Namun, keterbatasan peralatan produksi masih menjadi hambatan bagi sebagian pengusaha kecil.
Salah satunya adalah Dewi Prapti, pengusaha kue kering di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kayu Aro. Meski pesanan terus berdatangan, Dewi mengaku hanya mampu memproduksi empat hingga lima kilogram tepung per hari untuk kue seperti nastar, dahlia, dan kuping gajah.
“Dalam sehari saya hanya bisa mengolah sekitar empat hingga lima kilogram tepung untuk kue seperti nastar, dahlia, dan kuping gajah,” ujar Dewi, Selasa 10 Maret 2026.
Selain mengelola usaha kue lebaran, Dewi juga bekerja sebagai guru honorer di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) setempat. Ia berharap pemerintah dapat memberikan bantuan peralatan produksi bagi pelaku usaha rumahan, sehingga kapasitas produksi bisa meningkat dan usaha mereka dapat mendukung perekonomian keluarga lebih optimal.
Kasus Dewi mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak pelaku UMKM menjelang lebaran: permintaan tinggi, tapi kapasitas produksi terbatas. Pemerintah daerah diharapkan hadir dengan dukungan yang tepat, agar peluang ekonomi dari usaha rumahan ini bisa dimaksimalkan.
Harga kue yang ditawarkan Dewi mulai dari Rp90.000 untuk kemasan 500 gram dan Rp150.000 untuk kemasan 1 kilogram. Produk yang tersedia antara lain kuping gajah, nastar, dahlia, dan berbagai kue kering lainnya.
Dewi menutup dengan harapan agar pelaku UMKM dapat lebih leluasa meningkatkan produksi dan meraih manfaat ekonomi lebih besar dari momentum lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....