Hidung Pesawat Garuda Retak saat Tiba di Pekanbaru, Penumpang Selamat
- 09 Mar 2026 03:32 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Sebuah pesawat milik Garuda Indonesia dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian hidung pesawat setelah mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau. Insiden ini mengejutkan petugas bandara karena kerusakan baru diketahui setelah pesawat selesai melakukan proses pendaratan.
Pesawat jenis Boeing 737-800 yang melayani penerbangan rute Jakarta menuju Pekanbaru tersebut mendarat dengan kondisi normal pada Sabtu sore. Seluruh proses pendaratan berlangsung aman dan tidak menimbulkan kepanikan di dalam kabin.
Namun, saat pesawat telah berada di apron dan dilakukan pemeriksaan rutin oleh teknisi, ditemukan kerusakan pada bagian hidung pesawat atau radome. Bagian tersebut terlihat penyok dan mengalami retakan di salah satu sisi.
Radome sendiri merupakan komponen penting di bagian depan pesawat yang berfungsi melindungi radar cuaca di kokpit. Meski kerusakan pada radome tidak selalu berdampak langsung pada keselamatan penerbangan saat itu juga, pesawat tetap harus menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum diizinkan kembali terbang.
Pihak Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang dan awak pesawat dalam kondisi selamat. Tidak ada laporan korban ataupun cedera dalam kejadian tersebut.
Hingga kini, penyebab kerusakan masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah dugaan awal menyebutkan kemungkinan pesawat mengalami benturan dengan benda asing di udara atau insiden bird strike, yaitu tabrakan dengan burung saat penerbangan.
Sebagai langkah antisipasi, pesawat langsung menjalani pemeriksaan teknis lebih lanjut oleh tim perawatan maskapai di bandara. Sementara itu, penerbangan lanjutan dari Pekanbaru menuju Jakarta harus mengalami penyesuaian jadwal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam dunia penerbangan, pemeriksaan teknis setelah pendaratan merupakan prosedur penting untuk memastikan setiap pesawat tetap berada dalam kondisi aman sebelum kembali mengudara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....