Gubernur Jambi Tinjau Terminal Baru Bandara Depati Parbo Kerinci
- 07 Mar 2026 21:42 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung pembangunan terminal baru di Bandara Depati Parbo, Kabupaten Kerinci, Sabtu 7 Maret 2026. Peninjauan tersebut dilakukan bersama Bupati Kerinci, Monadi, serta mantan Penjabat Bupati Kerinci, Asraf.
Dalam kunjungannya, Al Haris melihat langsung kondisi terminal baru bandara yang dinilai sudah cukup representatif untuk mendukung peningkatan layanan transportasi udara bagi masyarakat Kerinci dan wilayah sekitarnya.
“Alhamdulillah terminal barunya cukup bagus, area parkirnya juga sudah tertata dengan baik. Ke depan kita akan fokus mengurus perpanjangan runway bersama Bapak Bupati,” ujar Al Haris.
Ia menjelaskan, perpanjangan landasan pacu menjadi langkah penting agar bandara tersebut dapat melayani pesawat berbadan lebih besar. Jika runway diperpanjang, pesawat dari maskapai seperti Batik Air maupun Citilink berpotensi mendarat di Kerinci.
Menurutnya, keberadaan bandara dengan kapasitas yang lebih besar akan memberikan dampak besar bagi mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi daerah.
“Walaupun nantinya penerbangan hanya dua kali seminggu tidak masalah. Yang penting masyarakat Kerinci, Solok Selatan, Mukomuko hingga Merangin bisa memanfaatkan bandara ini,” katanya.
Al Haris menilai Kabupaten Kerinci memiliki potensi besar, terutama di sektor pariwisata. Dengan dukungan akses transportasi udara yang lebih baik, ia optimistis jumlah wisatawan yang datang ke daerah tersebut akan meningkat.
“Kerinci adalah branding pariwisata. Jika bandara ini sudah berkembang, dengan banyaknya destinasi wisata di Kerinci, saya yakin wisatawan akan semakin banyak datang ke sini,” jelasnya.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tengah menghitung kebutuhan anggaran untuk mendukung rencana perpanjangan runway, termasuk biaya pembebasan lahan.
Selanjutnya, hasil perhitungan tersebut akan dibahas bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia guna menentukan langkah lanjutan pengembangan Bandara Depati Parbo.
Al Haris menambahkan, pengembangan bandara ini sangat penting untuk membuka konektivitas Kerinci dengan berbagai daerah di luar Provinsi Jambi. Saat ini, penerbangan yang tersedia masih terbatas pada rute dari Bandara Sultan Thaha menuju Kerinci.
“Padahal kita ingin menarik orang dari luar daerah untuk datang ke Kerinci, melihat potensi pertanian, wisata, dan sumber daya alam yang kita miliki. Sangat sayang jika potensi ini tidak didukung bandara yang memadai,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....