Mengenal Asam Lambung yang Berakibat Fatal Jika Dibiarkan

  • 07 Jan 2026 09:30 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Penyakit asam lambung, atau dikenal sebagai GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup esofagus bawah. Kondisi ini sering menimbulkan gejala seperti heartburn (rasa terbakar di dada), mual, kembung, dan mulut terasa asam, yang muncul lebih dari dua kali seminggu. Asam lambung normal diproduksi sekitar 2 liter per hari untuk mencerna makanan, tetapi produksinya bisa berlebih akibat faktor seperti obesitas, kehamilan, atau pola makan tidak teratur.

Beberapa hal berikut yang berhasil dirangkum dari beberapa sumber terpercaya tentang asam lambung:

1. Penyebab Utama - Melemahnya sfingter esofagus bawah (LES) menjadi pemicu utama, sering dipengaruhi oleh obesitas, kehamilan, atau konsumsi makanan pedas, kopi, dan alkohol. Faktor lain termasuk gastroparesis (perlambatan pengosongan lambung) dan infeksi bakteri seperti Helicobacter pylori. Stres dan merokok juga memperburuk kondisi ini.

2. Gejala Khas

-Rasa terbakar di dada atau ulu hati, terutama setelah makan atau berbaring.

-Mual, muntah, sendawa berlebih, dan napas bau.

-Sulit menelan atau batuk kronis pada kasus lanjutan.

3. Komplikasi Serius - Jika dibiarkan, dapat menyebabkan esofagitis (radang kerongkongan), ulkus, striktur, atau esofagus Barrett yang berisiko jadi kanker. Komplikasi ini lebih sering pada lansia atau penderita diabetes.

4. Pencegahan Sederhana - Hindari makan berat sebelum tidur, kurangi porsi makan, dan tinggikan kepala saat berbaring untuk mencegah refluks. Konsultasikan dokter jika gejala berlangsung lama untuk pengobatan seperti antasida atau perubahan gaya hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....