7 Fakta Menarik Tentang Ikan Gabus, Simak Paparannya
- 31 Jan 2025 17:02 WIB
- Sungaipenuh
KBRN, Sungai Penuh : Ikan Gabus adalah sejenis ikan pemangsa atau predator yang hidup di air tawar. Ikan ini berbagai nama di beberapa daerah: dolak Kapuas Hulu, Kalbar, bocek dari Riau, aruan, haruan (Melayu.,Banjar), gabus (Betawi.), haruting (Batak), bogo (Sunda.), bayong, bogo, licingan (Banyumas.), kutuk (Jawa.), kabos (Minahasa.), gabos atau dêlêk (Palembang.), rutiang (Minangkabau), haruti atau la'edo (Nias), koncel (Madura), kuthuk / dendeng / tengok (Jawa Timur) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead dan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793). (Wikipedia)
Ikan gabus di beberapa daerah memiliki nama berbeda dan bahkan ada di beberapa daerah yang menyarankan memakan ikan gabus setelah selesai bersalain (bagi seorang ibu yang melahirkan). Dirangkum dari berbagai sumber terpercaya, berikut adalah beberapa fakta penting mengenai ikan gabus :
1. Habitat dan Penyebaran : Ikan gabus dapat ditemukan di berbagai perairan tawar seperti rawa, sungai, dan sawah di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Mereka lebih suka lingkungan dengan kandungan oksigen rendah.
2. Karakteristik Fisik : Ikan gabus memiliki tubuh memanjang, kepala yang mirip ular, dan gigi tajam. Ukuran tubuhnya dapat mencapai panjang hingga 1,5 meter dan berat lebih dari 10 kg.
3. Kemampuan Bertahan : Salah satu keunikan ikan gabus adalah kemampuannya untuk bertahan hidup di lingkungan dengan kadar oksigen rendah dan bahkan dapat hidup di daratan selama beberapa waktu jika air mengering.
4. Kandungan Nutrisi : Daging ikan gabus kaya akan protein (sekitar 16,2 gram per 100 gram) dan rendah lemak (0,5 gram). Selain itu, ikan ini juga mengandung vitamin dan mineral penting seperti kalsium, fosfor, dan zat besi.
5. Manfaat Kesehatan: Ikan gabus dikenal memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, termasuk mempercepat penyembuhan luka karena kandungan albumin yang tinggi. Ini menjadikannya pilihan makanan yang baik untuk pasien pasca operasi.
6. Proses Pemijahan: Betina ikan gabus membangun sarang dari tumbuhan air untuk melindungi telur-telurnya. Induk betina juga menjaga anak-anaknya setelah menetas.
7. Peran dalam Ekosistem: Sebagai predator, ikan gabus memainkan peran penting dalam ekosistem perairan dengan mengontrol populasi mangsa seperti ikan kecil dan katak.
Bagi anda yang belum pernah makan bahkan mungkin kurang suka dengan ikan gabus, namun setidaknya hal yang perlu anda ketahui bahwa ikan gabus tidak hanya memiliki nilai gizi yang tinggi tetapi juga berperan penting dalam ekosistem perairan tempat mereka hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....