Masjid Apung, Nuansa Religi Pantai Tanjung Putat Belinyu

  • 06 Jun 2024 19:24 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Pantai Tanjung Putat adalah salah satu pantai yang indah di daerah Belinyu Kabupaten Bangka. Namun, ada yang membuat pantai Tanjung Putat ini berbeda dari pantai yang lain yang ada di daerah Belinyu.

Keunikan pantai Tanjung Putat Belinyu adalah terdapat Masjid Apung Al-Kautsar yang merupakan masjid terapung pertama di Bangka Belitung. Masjid ini diresmikan pada 27 November 2021 oleh Bupati Bangka, Mulkan, pada saat itu.

Bangunan masjid ini memiliki lima kubah dan didirikan di atas tiang beton yang menjorok ke laut. Keindahan arsitektur masjid yang berpadu dengan pemandangan laut menjadikannya daya tarik wisata religius yang signifikan di kawasan tersebut.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang menarik banyak pengunjung dengan pemandangannya yang memukau. Terletak di tepi pantai, masjid ini seolah-olah "mengapung" di atas air laut, memberikan suasana yang tenang dan damai.

Masjid ini dibangun di atas dermaga yang menjorok ke laut, sehingga ketika air laut pasang, masjid ini tampak seperti mengapung.

Dengan kubah yang megah dan menara yang menjulang, masjid ini menjadi landmark yang mudah dikenali. Desainnya yang estetis dan lokasinya yang strategis menjadikan masjid ini tempat yang sempurna untuk beribadah sekaligus menikmati pemandangan laut.

Tempat ini sering digunakan untuk salat berjamaah, dzikir, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Suara adzan yang menggema di tengah lautan menambah kekhusyukan beribadah.

Sebagai tempat ibadah, masjid ini menyediakan fasilitas yang memadai untuk salat lima waktu, salat Jumat, dan ibadah-ibadah lainnya. Jemaah dapat merasakan ketenangan beribadah dengan latar belakang suara ombak yang menenangkan.

"Pantainya sangat indah, apalagi ada masjidnya, jadi kita bisa langsung salat di sini, tidak perlu was was karena belum salat walaupun seharian di pantai," kata Nurma yang datang dari Palembang.

Nurma mengaku kali pertama dia wisata ke pantai yang ada masjid terapung di Bangka. Ia pun melihat keindahan pantai itu walaipun air lautnya lagi surut.

"Airnya surut tapi tetap nampak indah pemandangannya," kata Nurma.

Keindahan arsitektur masjid dan latar belakang pemandangan laut menjadikan tempat ini sangat fotogenik. Banyak wisatawan yang datang untuk mengabadikan momen-momen indah di sekitar masjid.

Menurut pengakuan warga setempat dan pengunjung yang kerap kali ke pantai itu, Masjid Apung Belinyu sering menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan acara keagamaan lainnya. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan sering kali dihadiri oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.

Masjid Apung Belinyu sepertinya merupakan destinasi wisata yang unik dengan perpaduan antara keindahan alam dan nuansa religi. Lokasinya yang berada di atas laut, arsitektur yang memukau, serta suasana yang tenang menjadikannya tempat yang sempurna untuk berwisata sekaligus beribadah.

Pengunjung dapat merasakan kedamaian spiritual sambil menikmati keindahan alam yang menakjubkan. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol harmoni antara alam dan kehidupan beragama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....