Scoot Buka Rute Singapura–Belitung, Senator: Perjuangan Panjang Harus Berlanjut

  • 03 Mei 2026 12:29 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darmansyah Husein, menilai dibukanya penerbangan internasional perdana maskapai Scoot rute Singapura–Belitung menjadi langkah penting untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata daerah.

Hal itu disampaikan Darmansyah saat menjemput kedatangan penumpang penerbangan Scoot di Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin, Minggu 3 Mei 2026. Rute ini dijadwalkan beroperasi reguler dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Minggu.

Darmansyah Husein saat ikut menyambut kedatangan maskapai scoot (Foto: RRI/Arif)

Darmansyah mengatakan, penerbangan internasional tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang perlu dijaga keberlanjutannya agar memberikan dampak nyata bagi Belitung.

"Ini perjuangan panjang yang harus berkesinambungan. Dulu pernah ada, sekarang nggak ada lagi. Berarti kan ada jejak-jejak yang harus kita evaluasi dan kita lanjutkan," kata Darmansyah.

Ia menilai pengalaman Belitung yang pernah memiliki akses penerbangan internasional sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat strategi pengembangan pariwisata ke depan.

Menurutnya, peningkatan kunjungan wisatawan tidak cukup hanya mengandalkan penerbangan, namun harus dibarengi dengan kesiapan seluruh sektor pendukung pariwisata.

"Tipsnya harus kerja sama semua stakeholder. Penggiat-penggiat yang bikin event-event itu mesti bikin event yang berkelas internasional. Magnet itu mesti lebih berkualitas lagi," ujarnya.

Darmansyah saat berbincang dengan Kedubes RI untuk Singapura dan jajaran Forkopimda Belitung (Foto: RRI/Arif)

Darmansyah juga menekankan pentingnya membangun jaringan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, mulai dari maskapai, hotel, hingga operator perjalanan wisata.

Ia mengingatkan, keberhasilan pariwisata harus ditopang kualitas layanan yang merata. Jika salah satu sektor tidak siap, maka dampak penerbangan internasional tidak akan maksimal.

"Kalau salah satu aja nggak firm, nggak sama geraknya, nanti pincang. Operator transportasinya udah bagus, operator hotelnya jeblok, ya orang nggak nginep juga," katanya.

Selain itu, ia meminta agar kebersihan destinasi wisata dan kesiapan masyarakat turut menjadi perhatian, agar wisatawan merasa nyaman selama berada di Belitung.

"Objeknya juga itu yang penting. Jangan objek kita itu kotor, kumuh. Terus masyarakatnya nggak ramah. Masyarakatnya juga mesti dipersiapkan," ujarnya.

Darmansyah menambahkan, penerbangan internasional Scoot ini menjadi momentum untuk memulai kembali kebangkitan pariwisata Belitung pascapandemi Covid-19.

"Dulu kita sudah pernah mulai, sekarang kita mulai lagi. Setelah Covid ini memang berat membangkitkannya lagi," kata Darmansyah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....